TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (472kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (630kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41667-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (770kB)
Abstract
Kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) merupakan salah satu sumber protein nabati yang berpotensi mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Namun, produktivitas tanaman ini sering mengalami penurunan akibat serangan hama kutu daun (Aphis craccivora Koch) yang menyerang daun, pucuk, bunga, dan polong sehingga menghambat pertumbuhan serta menurunkan hasil panen. Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatifpengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) serta kombinasinya dengan pupuk organik cair Green Tonik dan Multitonik dalam mengendalikan hama kutu daun dan meningkatkan pertumbuhan serta hasil tanaman kacang tunggak. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu E0 (kontrol), E1 (ekstrak daun pepaya 50%), E2 (ekstrak daun pepaya 50% Green Tonik 3 mL/l air), dan E3 (ekstrak daun pepaya 50% Multitonik 3 mL/l air), yang diulang sebanyak enam kali. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap mortalitas hama A. craccivora, jumlah bunga, jumlah polong, serta keterjadian kerusakan bunga dan polong, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman dan jumlah daun. Perlakuan E2 memberikan hasil terbaik dalam menekan populasi kutu daun dengan nilai mortalitas tertinggi pada umur 7–9 MST. Dengan demikian, aplikasi ekstrak daun pepaya yang dikombinasikan dengan Green Tonik 3 mL/l air efektif sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama kutu daun dan berpotensi mendukung budidaya kacang tunggak yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM INGE FAJRIN APRILIA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Aphis craccivora; ekstrak daun pepaya; kacang tunggak; pestisida nabati; pupuk organik cair |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 07:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36717 |
