TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (449kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (673kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (639kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (525kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22745-170711100097_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (402kB)
Abstract
Label syariah pada dunia bisnis di Indonesia saat ini telah berkembang menjadi sebuah tren tersendiri. Salah satunya adalah industri perhotelan. Oleh karena itu, pemerintah telah mengatur Pedoman Penyelenggaraan Usaha Hotel Syariah melalui Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 2 Tahun 2014, namun peraturan tersebut kemudian dicabut melalui Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 11 Tahun 2016 karena dianggap tidak sesuai lagi dengan tuntutan dan perkembangan kepariwisataan saat ini. Untuk mengisi kekosongan regulasi tentang pariwisata halal, maka DSN-MUI mengeluarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 108/DSN-MUI/X/2016. Meski demikian, hingga saat ini standar baku hotel syariah belum ada. Sehingga, tidak dapat dipungkiri jika beberapa pemilik hotel syariah memberanikan diri mengoperasikan usahanya hanya atas dasar pemahaman aspek keislaman pribadi mereka sendiri. Salah satunya adalah Lotus Hotel Syariah di Bojonegoro yang mengusung konsep syariah dalam pengelolaannya, meski belum memiliki sertifikat resmi sebagai hotel syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketentuan dan aspek syariah pada pengelolaan hotel berbasis syariah dan bagaimana penerapan aspek syariah pada pengelolaan Lotus Hotel Syariah di Bojonegoro.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dimana dalam mengumpulkan data dilakukan oleh peneliti secara langsung dengan turun ke lapangan. Data primer pada penelitian ini diperoleh dari wawancara dengan beberapa informan dari pihak Lotus Hotel Syariah dan pengunjung atau tamu hotel. Sedangkan data sekunder di ambil dari berbagai referensi seperti buku, jurnal, internet dan Fatwa DSN-MUI. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan teknik Flow Chart Analysis yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai regulasi dan pedoman dalam pengelolaan bisnis perhotelan syariah di Indonesia, secara garis besar ketentuan terkait hotel syariah dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 dapat ditarik kedalam tiga aspek yang terdiri dari aspek produk fasilitas, aspek pelayanan serta aspek pengelolaan. Dalam menjalankan usahanya, pihak pengelola Lotus Hotel Syariah Bojonegoro secara umum tidak memenuhi ketiga aspek tersebut serta belum sepenuhnya menerapkan ketentuan yang tercantum dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BADRIYATIN NAJIZAH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Penerapan; Aspek Syariah; Hotel Syariah. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 06:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36502 |
