TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (385kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (793kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (730kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (527kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (281kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23218-170111100201_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
Abstract
ABSTRAK
Dalam hal pembelaan terpaksa terhadap suatu perbuatan pidana yang dilakukan oleh korban terhadap pelaku perbuatan pidana, memang sudah bukan merupakan suatu hal yang baru. Karena hal yang demikian itu sudah diatur sejak lama di dalam Pasal 49 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Artinya di Indonesia sendiri terkait pembelaan tersebut sudah diakui dan dijamin legalitasnya dalam hukum positif Indonesia. Akan tetapi, sebagai negara hukum, Indonesia juga mengakui adanya Hukum Pidana Islam yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga perihal pembelaan korban terhadap pelaku tindak pidana terlebih lagi yang dapat mengakibatkan kematian kepada pelaku tindak pidana tersebut menarik untuk dikaji dalam perspektif Hukum Pidana Islam. Permasalahan utama yakni apabila terjadinya suatu pembunuhan yang disengaja dan dilakukan atas dasar untuk melindungi dirinya atau kehormatannya atau harta dari orang yang akan melakukan penyerangan kepada korban tindak pidana secara terpaksa. Dengan mengkaji lebih lanjut pembelaan terpaksa yang dilakukan saat perbuatan tindak pidana atau penyerangan yang terjadi kemudian dakaji berdasarkan Hukum Pidana Islam diharapkan mendapatkan suatu titik temu bahwa suatu pembelaan terpaksa yang dilakukan hingga mengakibatkan kematian pada pelaku tindak pidana dapat dibenarkan atau tidak menurut perspektif Hukum Pidana Islam.
Kata Kunci : Pembelaan Terpaksa, Perbuatan Pidana, Hukum Pidana Islam
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUZAMMIL |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pembelaan Terpaksa, Perbuatan Pidana, Hukum Pidana Islam |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:47 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3642 |
