TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (227kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13903-140311100051_Apendix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK Kekeringan merupakan faktor utama lingkungan yang mampu membatasi pertumbuhan tanaman dan banyaknya produktivitas tanaman. Cekaman kekeringan merupakan salah satu kondisi yang berpengaruh hampir pada semua fungsi tanaman, mencakup pertumbuhan dan produksi tanaman. Dampak cekaman terhadap aktivitas kehidupan tanaman, pada dasarnya mencakup aspek agronomis, fisiologis, dan kimia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays L.) lokal Madura. Penelitian ini dilakukan di rumah plastik kebun percobaan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Genotip jagung yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 5 genotip yang berasal dari Madura dan merupakan koleksi Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) tersarang, yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah cekaman kekeringan melalui pengaturan interval penyiraman, dan faktor kedua adalah genotip jagung. Variabel yang diamati yakni panjang tanaman, jumlah daun, persentase daun menggulung, umur muncul bunga, berat basah akar, berat kering akar, kadar air akar, berat basah total tanaman, berat kering total tanaman, kadar air tanaman, dan berat biji per tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis of varian (ANOVA) dan diuji lanjut dengan uji beda nyata jarak Duncan (BNJD) pada taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cekaman kekeringan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman jagung pada seluruh genotip, dengan hasil bahwa genotip 5 ( genotip LG) mampu bertahan dalam kondisi cekaman kekeringan yang cukup lama.
Kata kunci: Cekaman kekeringan, genotip jagung, pertumbuhan, produksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MASLAHAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Cekaman kekeringan, genotip jagung, pertumbuhan, produksi. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 05:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36371 |
