TRUNOJOYO-KP-22685-180491100040-Laporan KP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara agraris yang kaya
akan sumber daya alam, khususnya dari sektor pertanian.
Pertanian dalam arti luas yaitu mencakup pertanian itu
sendiri, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan.
Sumber daya alam ini merupakan potensi bagi negara
Indonesia. Potensi tersebut harus didukung oleh kebijakan
yang memacu perkembangan sektor industri dengan
berlandaskan pada pemanfaatan sumber daya yang ada.
Menurut KKP (2010), Sumber Daya Alam Indonesia pada
sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan
meningkat rata-rata 2,87% per tahun, yaitu dari 3.807.191
ton pada tahun 2000 menjadi 5.039.446 ton pada tahun
2010. Salah satu produksi perikanan laut yang meningkat
cukup tajam adalah ikan teri, dalam periode 2000- 2010
peningkatannya hingga sekitar 11,89% (KKP, 2010).
Dalam suatu industri khususnya dalam industri
pangan diperlukan suatu usaha untuk mencegah
kontaminasi pada produk pangan yang diproduksi mulai dari bahan baku sampai produk akhir, baik berupabiologi,
kimiawi maupun kontaminasi fisik, sehingga dapat
dihasilkan pangan yang aman, layak, dan sehat untuk
dikonsumsi. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan
penerapan sanitasi pada industri pangan. Kendala yang
dihadapi ekspor produk perikanan Indonesia adalah
sejumlah negara importir cenderung memperketat
persyaratan, termasuk memasukkan persyaratan baruyang
terkait dengan isu mutu dan lingkungan. Sempat terjadi
beberapa kasus ekspor perikanan, semacam produk udang
dan ikan yang ditolak Uni Eropa karena mengandung
antibiotik (PPM, 2001).
Keamanan pangan merupakan kebutuhan
masyarakat, karena diharapkan melalui makanan yang
aman, masyarakat akan terlindungi dari penyakit atau
gangguan kesehatan lainnya. Mutu makanan harus
terjamin, terutama bagi pasien yang dirawat di rumah sakit,
yang tubuhnya dalam keadaan lemah, sehingga sangat
rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk penyakitpenyakit yang ditularkan melalui makanan. Keamanan
pangan pada dasarnya adalah upaya hygiene sanitasi
makanan, gizi dan safety. Hygiene sanitasi makanan di
dalam Peraturan Menteri Kesehatan disebut penyehatan
makanan, merupakan upaya untuk mengendalikan faktor tempat, peralatan, orang dan makanan yang dapat atau
mungkin menimbulkan gangguan kesehatan atau
keracunan makanan (Ditjen PPM dan PL, 2001).
PT. Marinal Indoprima Madura Kapedi Sumenep
merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri
perikanan yaitu mengekspor ikan teri kering. Produk yang
dihasilkan PT. Marinal Indoprima sudah mendapatkan
pasar internasional terutama Jepang. Perusahaan harus
menerapkan sanitasi yang baik untuk menghilangkan
kontaminan dan meningkatkan mutu serta umur simpan
produk sehingga konsumen terhindar dari penyakit atau
kecelakaan karena keracunan makanan. Oleh karena itu,
penulis ingin mengetahui sanitasi industri yang dilakukan
PT. Marinal Indoprima.
PT. Marinal Indoprima terdapat banyak proses
untuk memproduksi ikan teri untuk diekspor ke Jepang
atau ke Negara lainnya, salah satu proses di dalamnya
terdapat proses penjemuran ikan teri manual atau
menggunakan tenaga manusia untuk menjemurnya. Alat
Penjemur ikan teri otomatis berbasis mikrokontroler ini
layak untuk diterapkan pada permasalahan di perusahaan
ini. Dengan menggunakan mikrokontroler ATMega8535,
sensor cahaya dan sensor hujan maka kinerja dan hasil
akan meningkat. Hal ini dikarenakan mampu bekerja secara otomatis, cepat, aman, dan mengurangi jumlah
kinerja karyawan, sehingga karyawan bisa diposisikan ke
tempat atau area yang lebih membutuhkan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Firmansyah Hanafi |
| Department | Teknik Mekatronika |
| Uncontrolled Keywords | PENJEMURAN; IKAN TERI; MIKROKONTROLER |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 05:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36317 |
