TRUNOJOYO-KP-22677-180491100029-Laporan KP Ach Choiril Anshori 180491100029.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (864kB)
Abstract
Perkembangan teknologi padaiisaat iniiiisudah
semakin meningkat, khususnya di dunia industri dengan
berbagai macam peralatan yang dirancang guna
meringankan pekerjaanimanusia. Hal tersebut dapat dilihat
dari banyaknya jumlah peralatan yang awalnya
dioperasikan secara manual oleh manusia, kini telah
digantikan olehiiperalatan yang dikendalikan secara
otomatis.
Proses produksi perusahaan yaitu PT. Marinal
Indoprima cabang Sumenep terdiri dari proses penerimaan
ikan teri basah, pencucian, perebusan, penjemuran, sortir
pertama, sizing, pengepakan dan pelabelan, sortir kedua,
metal detecting, dan penyimpanan. Proses penimbangan
sendiri dilakukan setelah proses sizing selesai. Alat ukur
timbangan yang digunakan berupa timbangan digital.
Proses penimbangan massa ikan teri ini masih
dilakukan manual menggunakan tenaga manusia, yaitu
dari proses ikan teri dimasukkan ke dalam kardus dan
penentuan berat massa ikan teri. Ikan yang sudah melalui proses sizing akan ditimbang sesuai dengan massa ikan teri
yang dibutuhkan. Berat massa ikan teri yang diproduksi 6,
25, 30, 40, 45, 70 kg. Berat 6 kg siap untuk diekspor ke
luar negeri. Sedangkan berat dengan 25, 30, 40, 45, 70 kg
dikirim ke daerah Bogor dan daerah lainnya di Indonesia.
Selain berat massa ikan teri tersebut, konsumen dapat
melakukan permintaan dengan berat lain.
Proses penimbangan dalam sehari menghasilkan
40-50 kardus yang dilakukan oleh 7 orang karyawan
pabrik, 5 diantaranya bertugas memasukkan ikan teri ke
dalam kardus yang telah disesuaikan dengan macammacam ukuran ikan dan 3 lainnya bertugas untuk
menimbang berat massa ikan. Demi menjaga mutu
produksi ikan teri, semua karyawan yang bekerja
diwajibkan menggunakan perlengkapan pabrik, seperti
penutup kepala, baju, masker, dan kaos tangan berlaku
pada semua proses produksi. Sebelum memasuki ruangan,
dipastikan karyawan dalam kondisi bersih dan steril.
Pekerjaan karyawan yang bertugas memasukkan
ikan teri ke dalam kardus harus lebih berhati-hati. Sering
kali terjadi tumpahan saat menuangkan ikan teri karena
proses yang masih dilakukan secara manual menggunakan tangan manusia. Sedangkan proses penimbangannya
sendiri harus bergantian karena hanya ada 1 alat ukur saja.
Selain itu, karyawan harus memiliki tingkat_ketelitian
yang tinggi-agar tidak terjadi-kesalahan pada pembacaan
berat massa ikan teri.
Hal ini membuat waktu proses produksi pada
penimbangan menjadi lebih lama, yaitu terlihat dari hasil
penimbangan yang hanya memperoleh 40-50 kardus per
hari dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 7 karyawan.
Selain itu, sering juga terjadi human error karena
melakukan pekerjaan tersebut secara berulang-ulang.
Untukiimengatasi masalah tersebut, penulis menginginkan
proses produksi yang lebih efektif dan efisien dengan
mengaplikasikaniisistem otomatisasi dalam produksi.
Sistem yang cocok untuk diterapkan pada
permasalahan ini yaitu mesin penimbang otomatis
menggunakan konveyor. Dengan menggunakan konveyor
penimbang otomatis ini, maka kinerja dan hasil
produksinya meningkat. Hal ini dikarenakan mampu
bekerja secara otomatis dan menghasilkan produksi
menjadi 4 kali lipat. Selain itu, dapat mengurangi jumlah
kinerja yang mulanya 7 karyawan menjadi 2 karyawan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Ach Choiril Anshori |
| Department | Teknik Mekatronika |
| Uncontrolled Keywords | MESIN PENIMBANGAN OTOMATIS; KONVEYOR |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 05:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36300 |
