TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Abstract.pdf
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (869kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Chapter1.pdf
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22654-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (556kB)
Abstract
Ekstrak daun mimba mempunyai aktifitas antioksidan. Metode ekstraksi berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan dan dapat mempengaruhi senyawa yang bertindak sebagai antioksidan seperti flavonoid dan fenol. Dalam penelitian ini, dilakukan perhitungan aktivitas antioksidan dan nilai efektivitas dengan metode ekstraksi yang berbeda untuk melihat pengaruh metode ektraksi terhadap hasil ekstraksi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan metode ekstraksi pamanasan dengan cara perebusan dengan variasi pengecilan ukuran (blender dan penumbukan) dan metode pamanasan dengan cara microwave dengan variasi pengecilan ukuran (blender dan penumbukan). Sehingga diperoleh 4 perlakuan dan dilakukan pengulangan percobaan serta pengulangan analisa sebanyak 3 kali. Perbedaan metode perlakuan ektraksi berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan antioksidan yang dihasilkan dari ekstrak daun mimba. Semakin lama panas yang diberikan terhadap ekstrak daun mimba maka semakin kecil antioksidan yang dihasilkan. Metode ekstraksi yang terbaik adalah dengan menggunakan metode penumbukan yang dilanjutkan dengan pemanasan menggunakan mikrowave dengan nilai efektivitas antioksidan sebesar 46.781 %. Pengecilan ukuran dengan cara ditumbuk lebih baik daripada menggunakan blender karena pada saat diblender menghasilkan panas yang dapat menghacurkan kandungan bioaktif yang ada pada daun mimba. Pemanasan menggunakan mikrowave lebih baik daripada direbus karena panas yang dihasilkan lebih sedikit.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH, SUPRIYADI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Mimba Ekstrak Antioksidan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 04:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36250 |
