TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (820kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (842kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (965kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (350kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32812-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Indonesia menghasilkan rumput laut terbesar ke dua di dunia. Daerah penghasilrnutama rumput laut berasal dari Nusa Tenggara Timur khususnya KabupatenrnSumba Timur dan Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Budidaya rumput laut yangrndekat dengan pemukiman akan banyak mendapatkan sumber pencemaran yangrndihasilkan dari kegiatan manusia. Indeks saprobik merupakan indeks yangrndigunakan untuk mengetahui status pencemaran bahan organik pada perairanrnsalah satunya menggunakan bioindikator plankton. Masuknya bahan pencemarrndi perairan akan mempengaruhi keberadaan plankton sehingga kelimpahan danrnkeanekragaman dapat berubah mengikuti keadaan di perairan. Tujuan darirnpenelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kelimpahan plankton danrntingkat pencemaran pada areal budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii dirnperairan Kaliuda Sumba Timur dan Pagar Batu Sumenep. Penelitian ini dilakukanrnpada bulan Oktober – November 2023. Metode yang digunakan yakni purposivernsampling untuk mendapatkan sampel yang dapat mewakili keseluruhan lokasi.rnBerdasarkan hasil perhitungan total kelimpahan plankton pada perairan Kaliudarndidapatkan total sebesar 676,66643 ind/l yang termasuk dalam tingkat kesuburan rendah (oligotrofik) dengan bahan organik total berkisar 1,6567 – 4,1933 mg/l, Sedangkan pada perairan Sumenep didapatkan total sebesar 2.965,0831 ind/l termasuk dalam tingkat kesuburan sedang (mesotrofik) dengan bahan organik total berkisar 110,6 – 132,72 mg/l. Pada perairan Kaliuda tingkat pencemar perairan berdasarkan indeks saprobitas pada keseluruhan titik sampling yakni tergolong ringan β – meso/oligo saprobik sedangkan pada perairan Pagar Batu tergolong sedang β/α – meso saprobik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WELLA MAFAZATUL HURRIYAH |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Bahan Organik Total; Pencemar; Plankton |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3625 |
