TRUNOJOYO-KP-22640-180351100051-LAPORAN PKL WAHYUDI RAHMAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pantai merupakan tempat dimana berbagai biota dapat ditemukan
dan juga berbagai aktivitas manusia ditemukan. Pantai dapat dijadikan
tempat wisata yang nantinya dikelola oleh manusia.pengelolaan pantai
yang dijadikan sebagai tempat wisata bagi masyarakat ataupun lingkungan
sekitarnya mengharuskan pengelolaan lingkungan secara baik. Pariwisata
atau pengunjung tempat wisata akan menuntut dan menginginkan
lingkungan yang memiliki tingkat kebersihan yang sangat tinggi. Kebersihan
lokasi wisata tidak dapat dipasrahkan kepada pemerintah atau kedinasan
yang ada atau lembaga pengelola pariwisata, hal ini harus melibatkan
semua aspek atau pihak yang terkait, yaitu masyarakat yang bertempat
tinggal di area tersebut. Oleh karena itu diperlukan partisipasi pengelola
kawasan pariwisata sehinga tercipta lingkungan wisata pantai yang baik
sekaligus kelestariannya tetap terjaga (Rif’an, 2018).
Pemanfaatan pantai sebagai tempat wisata dapat memberi dampak
baik dan dapat membantu sektor perekonomian masyarakat. Namun,
pemanfaatan pantai sebagai tempat wisata juga membawa dampak negatif
seperti lingkungan yang terdegradasi akibat eksploitasi sumberdaya untuk
aktivitas pariwisata, oleh karena itu perlu dilakukan pengelolaan pariwisata
secara berkelanjutan sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat
dalam jangka yang panjang. Pengelolaan wisata secara berkelanjutan juga
bisa implikasi positif terhadap kelestarian lingkungan. Begitu pula yang
terjadi pada kawasan pesisir kota banyuwangi lebih tepatnya di pantai
cemara (Subandi et al., 2017).
Pantai cemara memiliki pasir hitam dan disepanjang pantai dipenuhi
oleh pohon cemara, Pantai Cemara berada di Desa Pakis, Dusun Rowo,
kecamatan Banyuwangi. Pantai Cemara dibagi menjadi dua zona, zona
pertama di khususkan kepada pengunjung dan zona kedua merupakan
zona inti. Pantai cemara ini memiliki kelompok usaha bersama yang
dibentuk oleh masyarat disana untuk mengelola dan memanfaatkan potensi
yang ada di pantai tersebut. Dengan adanya ekowisata pantai cemara ini
masyarakat dapat menjaga keberlangsungan ekologi maupun sosial masyarakatnya sendiri. Konservasi mangrove, cemara, dan penyu
merupakan objek yang dikelola oleh pihak kelompok usaha bersama (KUB)
untuk pengembangan ekowisatanya. Oleh karena itu saya tertarik untuk
menimba ilmu dilokasi tersebut untuk menambah wawasan dalam
pengelolaan pantai cemara sebagai objek wisata yang baik dan benar
(Kusuma Dewi, 2019)
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WAHYUDI RAHMAN |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | WISATA PANTAI |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 04:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36221 |
