TRUNOJOYO-KP-22639-180351100050-Laporan PKL Fauzan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17MB)
Abstract
Mangrove merupakan ekosistem pada wilayah intertidal
denganinteraksi yang kuat antara perairan laut, payau, sungai dan
terestrial. Interaksi ini menjadikan ekosistem mangrove mempunyai
keanekaragaman hayati yang tinggi baik berupa flora maupun fauna.
Eksploitasi kawasan mangrove yang terus-menerus dilakukan berpotensi
mereduksi keanekaragaman spesies tumbuhan, yang memiliki peran dan
fungsi utama secara ekologis dan potensial untuk dimanfaatkan secara
sosial-ekonomi (Martuti et al., 201 8)
Mengingat pentingnya fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga
keseimbangan kawasan pesisir, khususnya dalam menjaga
keanekaragaman hayati, menyediakan habitat dan jasa ekosistem, maka
sangat diperlukan upaya-upaya untuk melindunginya.Untuk
mempertahankan kelestarian hutan mangrove, suatu sistem pengelolaan
kawasan pesisir perlu memperhatikan prinsip kesinambungan fungsi
hutan mangrove eksisting. Ekosistem mangrove di kawasan pesisir yang
terpelihara, serta didukung dengan kesadaran dan kesamaan persepsi
berbagai pihak tentang pentingnya keberadaan eksosistem mangrove
akan berdampak terhadap keberlanjutan kawasan pesisir (Martuti et al.,
201 8)
Ekosistem mangrove berada di wilayah pesisir yang merupakan
daerah pertemuan antara ekosistem darat dan laut. Lingkup ekosistem ini
dibagi menjadi dua, yaitu 1 ) ke arah darat meliputi bagian tanah baik yang
kering maupun yang terendam air laut, dan masih dipengaruhi oleh sifatsifat fisik laut seperti pasang surut, ombak dan gelombang serta
perembesan air laut; 2) ke arah laut mencakup bagian perairan laut dan
dipengaruhi oleh proses alami yang terjadi di darat seperti sedimentasi
serta aliran air tawar dari sungai termasuk yang disebabkan oleh kegiatan
manusia di darat seperti penggundulan hutan, pembuangan limbah,
perluasan permukiman serta intensifikasi pertanian. Walau demikian,
hutan mangrove merupakan ekosistem yang dinamis dan memiliki kemampuan pulih dengan cepat jika kondisi geomorfologi dan hidrologi
serta komposisi habitat tidak diubah oleh penggunaannya (M. Lasibani,
201 0)
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAUZEN ALFAN |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | JENIS MANGROVE; NILAI INP |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 04:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36219 |
