PROSEDUR PENGUJIAN MUTU HASIL TANGKAPAN DI UPT PELABUHAN PERIKANAN PANTAI BULU, KECAMATAN BANCAR, KABUPATEN TUBAN

IRSYAD MAULANA AZZAHIR (2021) PROSEDUR PENGUJIAN MUTU HASIL TANGKAPAN DI UPT PELABUHAN PERIKANAN PANTAI BULU, KECAMATAN BANCAR, KABUPATEN TUBAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-22630-180351100045-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-22630-180351100045-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pelabuhan perikanan merupakan perpaduan antara wilayah daratan dan
lautan dengan batas batas tertentu yang bertujuan sebagai tempat bersandarnya
kapal, berlabuh kapal, bongkar muat ikan dengan tambahan fasilitas-fasilitas
penunjang untuk memaksimalkan kegiatan dibidang perikanan tangakap. UPT
Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu dalam upaya memaksimalkan kegiatan dibidang
perikanan tangkap dilakukan sesuai dengan PERGUB No. 74 tahun 2018 tentang
uraian tugas dan fungsi UPT dinas kelautan perikanan provinsi Jawa Timur, unit
pelaksana teknis pelabuhan perikanan pantai memiliki tugas untuk pendampingan
teknis penerapan jaminan mutu dan keamanan hasil tangkapan. Rahmawati et al.
(2017) mengatakan bahwa pelabuhan perikanan memiliki fungsi untuk menjamin
keselamatan dan memiliki fasilitas-fasilitas penunjang yang tercantum pada
peraturan gubernur daerah.
Perikanan tangkap merupakan komoditas dengan peluang yang tinggi untuk
meningkatkan ekonomi masyarakat, di Indonesia perikanan tangkap menjadi mata
pencaharian yang umum dilakukan oleh masyarakat pesisir. Tingkat kesejahteraan
masyarakat pesisir di Indonesia belum dikatakan baik dalam bidang perekonomian,
hal ini dikarenakan nilai jual dari produk perikanan tergolong masih sangat kecil.
Nilai jual yang kecil mengharuskan dilakukanya penanganan ikan hasil tangkapan
untuk menunjang mutu dari ikan. Penanganan hasil tangkapan merupakan kegiatan
yang harus dilakukan oleh nelayan setelah melakukan operasi penangkapan,
penanganan ikan hasil tangkapan akan meningkatkan mutu ikan yang beriringan
dengan nilai jual ikan. Penangan hasil tangkapan harus dilakukan secepat mungkin
untuk menghindari kemunduran mutu ikan, sehingga harus dilakukan penanganan
seperti pendinginan dengan mengupayakan suhu tetap rendah dan mendekati 0°C.
Suhu yang tinggi akan mempengaruhi turunnya tingkat kesegaran ikan, sehingga
perlunya menjaga suhu agar tetap rendah. Kondisi ikan yang cepat membusuk dan
cepat mengalami penurunan mutu mengharuskan pendinginan menjadi penangan
yang umum untuk menjaga kualitas mutu ikan sejak diangkat dari air (Deni, 2015)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
IRSYAD MAULANA AZZAHIR
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords PENGUJIAN MUTU; HASIL TANGKAPAN IKAN; PELABUHAN PERIKANAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 04:45
Last Modified 24 Oct 2026 17:28
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36207

Actions (login required)

View Item
View Item