TRUNOJOYO-KP-22622-180351100071-LAPORAN PKL FAHMA ILMA FAUZIA ADZIM.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Tambak merupakan suatu tempat atau habitat yang dibuat dan diisi air yang
biasanya berada di dekat pantai dan dapat digunakan dalam kegiatan budidaya.
Komoditas yang dibudidayakan pada tambak adalah hewan air terutama ikan,
udang, serta kerang. Salah satu komoditas yang banyak diminati oleh para
pembudidaya adalah budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei).
Berdasarkan teknologi yang digunakan terdapat beberapa macam tambak
tradisional, tambak intensif, dan tambak semi intensif. Salah satu jenis komoditas
budidaya pertambakan yang menggunakan sistem teknologi pertambakan intensif
adalah udang vaname (Litopenaeus vannamei). Udang vaname merupakan
komoditas dengan permintaan dan peminat yang sangat tinggi di pasar sehingga
produksi dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar. Budidaya menggunakan
teknologi intensif dapat dilakukan dengan tebar benih yang tinggi dengan menerapkan system manajemen kualitas air dan pemberian pakan pelet yang merupakan
pakan utama dalam teknologi intensif (Romadhona et al., 2016).
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas air payau yang
banyak diminati, karena udang vaname memiliki keungulan yaitu tahan terhadap
penyakit, tingkat pertumbuhan yang relatif cepat, dan tingkat keberlangsungan
hidup dalam pemeliharaannya yang tinggi (Arifin et al., 2012). Budidaya udang
vaname (Litopenaeus vannamei) berkembang dengan pesat menggunakan
teknologi intensif sehingga dapat ditebar dengan kepadatan yang lebih tinggi dan
meminimalkan tingkat kematian. Kandungan gizi pada udang vaname (Litopenaeus
vannamei) mampu memenuhi kebutuhan gizi konsumen dan membuat udang
vaname (Litopenaeus vannamei) memiliki nilai ekonomi tinggi (Mangampa dan
Hidayat, 2010).
Kualitas air sangat berperan penting dalam kegiatan budidaya karena dapat
menjadi tolok ukur dalam kegiatan budidaya dan menjadi faktor pertama dalam
keberhasilan budidaya. Manajemen kualitas air perlu dilakukan agar memperoleh
kualitas air seperti yang diinginkan dan menjaga kondisi ilmiahnya di dalam suatu perairan. Kualitas air dapat diketahui melalui karakteristik fisika, biologi, kimia dari
perairan tersebut. Pengelolaan kualitas air adalah cara untuk menjaga parameter air
yang sesuia dengan baku mutu perairan karena pengelolaan yang baik dapat
meningkatkan produktivitas budidaya dan dapat menekan angka kematian pada
komoditas (Putri et al., 2016). Menurunnya kualitas air dipengaruhi oleh berbagai
faktor yaitu penimbunan bahan organik maupun anorganik yang terdapat di
perairan, penumpukan sisa-sisa pakan serta jasad akuatik yang mati seperti plankton
dan nekton. Parameter yang digunakan dalam indikator kualitas air meliputi
salinitas, suhu, pH air, amonia, nitrit, dan sebagainya.
Kegiatan budidaya pada tambak dapat meningkatkan kandungan bahan
organik yang mengendap dan dapat meningkatkan konsentrasi bahan organik pada
perairan tersebut, kandungan bahan organik salah satunya ialah nitrit yang dapat
menyebabkan menurunnya kemampuan darah pada udang untuk mengikat oksigen
karena nitrit akan bereaksi lebih kuat dengan hemoglobin yang mengakibatkan
tingkat kematian udang tinggi (Hendrawati et al., 2008). Tingginya senyawa nitrit
yang ada dalam tambak dapat menganggu proses pengeluaran senyawa nitrit yang
terdapat dalam tubuh udang sehingga akan terakumulasi pada tubuh udang (Trobos,
2007). Faktor utama yang menghambat dalam peningkatan produksi udang vaname
(Litopenaeus vannamei) adalah parameter kualitas air tambak udang yang
disebabkan oleh sisa pakan dan feses yang kemudian terombak menjadi amonia dan
nitrit.
Laboratorium Mandiri Kalianget terletak di Kecamatan Kalianget Kabupaten
Sumenep Madura Jawa Timur. Laboratrium mandiri ini merupakan tempat analisis
kualitas air tambak bagi para pembudidaya udang vaname di Kalianget. Beberapa
parameter yang diuji oleh laboratorium ini antara lain pH, salinitas, analisis Total
Amonia Nitrogen (TAN), nitrit, alkalinitas, plankton, bakteri, dan Total Organic
Matter (TOM) yang sampelnya dikirim dari tambak sekitar yang telah bekerja sama
dengan Laboratoarium Mandiri Kalianget. Oleh karena itu, kegiatan Prakitk Kerja
Lapang dengan topik pengukuran kadar nitrit pada tambak udang vaname perlu
dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar dapat mengetahui kadar nitrit yang ada
ditambak dan kualitas perairan tambak. Informasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dalam upaya menganalisis kualitas
perairan tambak
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAHMA ILMA FAUZIA ADZIM |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | KADAR NITRIT; UDANG VANAME |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 04:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36193 |
