IDENTIFIKASI IKAN KARANG DI PERAIRAN BANGSRING UNDERWATER BANYUWANGI

SILVI EMELIA (2021) IDENTIFIKASI IKAN KARANG DI PERAIRAN BANGSRING UNDERWATER BANYUWANGI. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-22609-180351100027-Laporan PKL Silvi Emelia.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-22609-180351100027-Laporan PKL Silvi Emelia.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perairan Bangsring merupakan kawasan pantai yang terletak diantara
Selat Bali dan Laut Jawa. Pantai Bangsring merupakan salah satu pantai yang
memiliki banyak keunggulan dimana pengunjung dapat melakukan kegiatan
snorkeling dan scuba diving. Awalnya perairan Bangsring digunakan sebagai
tempat penangkapan ikan hias dengan menggunakan alat tangkap yang tidak
ramah lingkungan sehingga menyebabkan ekosistem karang dan biota yang
ada di dalamnya terancam punah. Perairan Bangsring memiliki potensi
sumberdaya alam yang unik seperti berbagai macam karang dan ikan hias
yang menyebar di beberapa titik di area rumah apung, coral garden dan zona
inti, sehingga dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian
masyarakat sekitar (Budiman, Mawardi and Hakim, 2017).
Ekowisata merupakan jenis wisata yang menitik beratkan pada
keindahan alam yang masih alami serta kebudayaan masyarakat lokal
sebagai daya tarik pendukung. Ekowisata juga merupakan perjalanan ke
wilayah yang lingkungan alamnya masih menghargai warisan budaya, selain
itu mendukung upaya konservasi, tidak menghasilkan dampak negatif dan
memberikan keuntungan sosial ekonomi serta tetap menghargai partisipasi
penduduk lokal yang berada di sekitar kawasan ekowisata. Ekowisata
memberikan kontribusi terhadap lokasi setempat dalam bentuk tenaga,
ekonomi maupun finansial untuk mendukung konservasi area dan
memberikan keuntungan secara langsung kepada masyarakat sekitar.
Kunjungan ekowisata harus menanamkan apresiasi perilaku ekowisata
tentang koservasi global dan kebutuhan spesifik lokasi setempat. Ekowisata
berkomitmen terhadap perawatan lokasi dengan melibatkan masyatakat
setempat seperti pemasaran yang sesuai, regulasi yang berlaku serta
menggunakan pendapat usaha untuk keperluan biaya manajemen untuk
pembangunan keberlanjutan masyarakat (Kusuma, Satria and Manzilati,
2017).
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem yang memiliki
tingkat produktivitas dan keanekaragaman yang tinggi dibandingkan dengan
komunitas lain. Terumbu karang menjadi suatu ekosistem dengan keragaman dan kompleksitas yang tinggi karena adanya unsur mineral yang
disumbangkan oleh hewan dan tanaman. Kondisi lingkungan yang ada juga
dapat membuat terumbu karang menjadi rapuh dan cepat rusak, karena
karang tumbuh dengan baik di dekat permukaan air laut yang hangat dan
dekat dengan batas daratan. Perubahan yang ada di udara, laut dan juga
daratan yang berinteraksi dengan laut dapat mempengaruhi kehidupan
ekosistem karang. Sedangkan ikan karang mempunyai mobilitas yang rendah,
karena itu terumbu karang merupakan sarang dan tempat bertahan hidup
yang sangat penting untuk berkelanjutan fungsinya didalam area otoritas yang
telah dipertahankan. Tidak hanya dijadikan habitat hidup, terumbu karang
berfungsi untuk tempat memijah, pengasuhan dan tempat mencari makan
bagi ikan karang (Asadi and Andrimida, 2017).
Ikan karang merupakan salah satu biota yang hidup di terumbu karang
dan memiliki tingkat keanekaragaman jenis yang tinggi. Komunitas ikan
karang merupakan bagian yang sangat penting dalam ekosistem terumbu
karang, karena merupakan habitat yang hidup di terumbu karang. Jenis dan
kelimpahan ikan karang sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan perairan,
bentuk dan luasan terumbu karang hidup, substrat dasar, serta asosiasi
dengan organisme benthic. Jika kondisi terumbu karang dan lingkungan
perairan baik dalam pemanfaatan ruang dan penyediaan pakan maka
keanekargaman jenis dan individu ikan akan semakin tinggi. Pengetahuan
tentang ikan karang perlu dilakukan untuk melestarikan dan menjaga agar
ekosistem tetap utuh (Kamaali, Baskoro and Wisudo, 2016). Penelitian ini
dilakukan untuk menambah pengetahuan terhadap jenis ikan karang yang
berperan penting di ekosistem terumbu karang. Judul ini bermaksud dengan
tujuan untuk mengetahui jenis ikan apa saja yang ada di perairan tersebut,
karena Bangsring Underwater terkenal sebagai wilayah konservasi yang
beragam.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SILVI EMELIA
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords IKAN KARANG; PERAIRAN UNDERWATER
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 04:37
Last Modified 24 Oct 2026 17:28
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36171

Actions (login required)

View Item
View Item