PENGUKURAN KADAR CHEMYCAL OXYGEN DEMAND (COD) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI SRUNGGO KABUPATEN TUBAN

Imanyati Dyah Cahyaning Tri Buana (2021) PENGUKURAN KADAR CHEMYCAL OXYGEN DEMAND (COD) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI SRUNGGO KABUPATEN TUBAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-22584-180351100048-LAPORAN PKL TTD IMANYATI.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-22584-180351100048-LAPORAN PKL TTD IMANYATI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat diperlukan untuk
kehidupan mahluk hidup. Keberadaan air sangat penting karena mempunyai
peran dalam melestarikan alam beserta isinya. Air memiliki peruntukan yang
beragam seperti yang sering kita jumpai baik digunakan untuk keperluan
industri, pertanian atau kegiatan rumah tangga layaknya mencuci, memasak,
mandi dan sebagainya. Namun, keberadaan air bisa saja menjadi salah satu
penyebab adanya penyakit yang berkaitan dengan kualitas air itu sendiri.
Melihat hal tersebut, maka perlu menjaga kualitas perairan dengan
pengendalian pencemaran air serta pengelolaan perairan (Hapsari, 2015).
Pencemaran air sering terjadi akibat menurunnya kualitas air, contohnya pada
perairan sungai. Sungai mempunyai peranan yang sangat penting terutama
untuk masyarakat sekitar baik digunakan untuk kegiatan rumah tangga,
industri, peternakan atau pertanian. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi
penyebab atau alasan menurunnya kualitas perairan. Penambahan bahan
buangan atau limbah yang terus-menerus mengakibatkan dampak negatif
pada sungai yang pada akhirnya terjadi gangguan keseimbangan dalam
perairan baik dari faktor fisika, kimia, maupun biologi (Biyatmoko, 2012).
Pengujian kelayakan air sungai biasanya dilakukan dengan serangkaian
penelitian kualiatas perairan. Kualitas perairan umumnya dipengaruhi oleh
berbagai macam parameter yaitu fisika, kimia maupun biologi yang sangat
dibutuhkan sebagai indikator kualitas perairan. Parameter fisikia dan kimia
digunakan untuk mengetahui zat apa saja yang terkandung dalam perairan,
sedangkan parameter biologi digunakan untuk mengetahui keberadaan
organisme di perairan tersebut. Penentuan status mutu air perlu untuk
dilakukan sebagai acuan dalam melakukan pemantauan pencemaran kualitas
perairan. Parameter pada dasarnya memiliki baku mutu yang telah ditetapkan
(Hamuna et al., 2018).
Dinas Lingkungan Hidup Tuban merupakan salah satu UPT yang
menyedikan pelayanan laboratorium dengan salah satu tugas pokok meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia terhadap kualitas perairan.
Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Tuban tidak hanya melakukan
pengujian pada parameter fisika saja namun juga melakukan pengujian
parameter kimia dengan dilakukan sampling lapang dan pengujian secara
langsung di laboratorium. Beberapa parameter yang sering diuji pada
laboratorium ini diantaranya ialah Nitrat, Amonia, Ph, Total Suspended Solid
(TSS), Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD),
Chemycal Oxygen Demand (COD) dan beberapa parameter lainnya.
Berdasarkan hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup layak digunakan
sebagai tempat Praktik Kerja Lapang untuk mengetahui pengujian parameter
kualitas perairan. Salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui
kondisi perairan dalam keadaan tercemar atau tidak adalah Chemycal Oxygen
Demand (COD). COD merupakan jumlah oksigen yang diperlukan untuk
menguraikan seluruh bahan organik yang terdapat di dalam perairan,
parameter ini termasuk salah satu indikator pencemaran secara kimia (Atima,
2015).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Imanyati Dyah Cahyaning Tri Buana
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords PENGUKURAN; CHEMYCAL OXYGEN DEMAND (COD); SUNGAI
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 04:25
Last Modified 24 Oct 2026 17:28
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36121

Actions (login required)

View Item
View Item