TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_ABSTRACT_TOC.doc.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (970kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13811-140311100021_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Hawar daun padi merupakan salah satu penyakit yang menyerang tanaman padi yang disebabkan oleh cendawan Rhizoctonia solani Kuhn. Penyakit ini dapat menyebabkan tanaman menjadi mudah rebah dan gabah menjadi hampa sehingga produksi yang dihasilkan semakin berkurang. Pseudomonad pendarfluor merupakan salah satu bakteri kelompok Pseudomonas fluorescens yang banyak digunakan sebagai agen hayati dalam membasmi hama maupun penyakit karena bakteri ini memiliki beberapa macam mekanisme penghambatan seperti siderofor, PGPR, antibiotik, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat serta tingkat pengenceran pseudomonad pendarfluor yang paling efektif dalam menghambat patogen penyakit busuk pelepah tanaman padi. Uji antagonisme bakteri pseudomonad pendarfluor terhadap cendawan Rhizoctonia solani Kuhn. dilakukan dengan metode double layer secara in vitro. Dari penelitian ini didapatkan bahwa daya hambat dari bakteri pseudomonad pendarfluor terhadap Rhizotonia solani Kuhn. terbaik yaitu pada perlakuan P1 (pf 10-4) sebesar 63,76% untuk isolat yang berasal dari sklerotia dan 92,44% untuk isolat berasal dari miselia. Semakin tinggi tingkat pengenceran pf maka semakin tinggi pula daya hambat yang diberikan oleh pf tersebut dalam menghasilkan senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan cendawan Rhizoctonia solani Kuhn. Dari hasil tersebut sehingga dapat diperoleh bahwa pengenceran bakteri yang paling efektif adalah pada perlakuan P1 (pf 10-4) .
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAFIS FAIRUZA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Rhizoctonia solani Kuhn., hawar daun padi, pseudomonad pendarfluor, uji antagonisme. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 04:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:28 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/36038 |
