TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (302kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (830kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (541kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (582kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (632kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23207-170111100276_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Penanaman modal atau investasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh perseorangan (natural person) atau badan hukum (yuridis person) untuk menambah atau mempertahankan modalnya, yang berupa uang tunai (cash money), peralatan, harta tak bergerak, hak kekayaan intelektual, dan keahlian. Penelitian ini memfokuskan pada dua permasalahan yaitu; bagaimana pelaksanaan pemberian insentif bantuan modal kepada usaha mikro di bidang kerajinan anyaman plastik di Kabupaten Banyuwangi dan juga apa saja permasalahan yang menghambat pelaksanaan oemberian insentif terhadap usaha mikro di Kabupaten Sumenep. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatam perundang-undangan dan pendekatan fakta (Fact Approach). Hasil dari penelitian pelaksanaan pemberian insentif untuk penyelenggaraan penanaman modal pada usaha mikro di Kabupaten Banyuwangi bahwa Pemkab Banyuwangi belum melaksanakan pemberian insentif bantuan permodalan kepada usaha mikro di bidang anyaman plastik di Kabupaten Banyuwangi sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pemberian Insentif dan Penyelenggaraan Penanaman Modal di Kabupaten Banyuwangi. Alasan yang menghambat pelaksanaan pemberian dana insentif bantuan modal kepada Usaha Mikro di Kabupaten Banyuwangi yakni karena tidak adanya peraturan perundang-undangan yang secara jelas mengatur teknis pelaksanaan pemberian insentif dan fasilitas penanaman modal bagi pelaku usaha di Kabupaten Banyuwangi sehingga menyebabkan usaha mikro di Kabupaten Banyuwangi terhambat dan tidak berjalan secara optimal.
Kata Kunci: penanaman modal, dana insentif, usaha mikro, pelaku usaha
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SHOFI DICKY ALFIAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | penanaman modal, dana insentif, usaha mikro, pelaku usaha |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3599 |
