TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13775-140311100097_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Nilaparvata lugens merupakan hama utama yang sangat merugikan bagi tanaman padi. Pengendalian hama tersebut masih menggunakan pengendalian secara kimia. Pengendalian hama menggunakan agens hayati merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi dampak negatif pengendalian secara kimia. Salah satu pengendalian menggunakan agens hayati adalah dengan cendawan entomopatogen Beauveria bassiana. Penelitian ini menggunakan analisis probit pada program SPSS 16.0. perlakuan yang diberikan pada nimfa N. lugens instar 5 yaitu kerapatan konidia 104 konidia/mL, 105 konidia/ mL, 106 Konidia/mL, 107 konidia/mL B. bassiana yang diisolasi dari rhizosfer kopi dan kakao. Isolasi B. bassiana menggunakan larva Tenebrio molitor. Kerapatan konidia 107 konidia/mL B. bassiana yang diisolasi dari rhizosfer kakao mampu menyebabkan mortalitas nimfa N. lugrns sebesar 67% pada 72 jam setelah aplikasi dan pada B. bassiana yang diisolasi dari rhizosfer kopi sebesar 53% pada 72 ja setelah aplikasi. Nilai LC50 pada isolat yang di isolasi pada rhizosfer kakao dan kopi masing-masing sebesar 105 konidia/mL dan 106 konidia/mL. Sedangkan nilai LT50 pada isolat yang diisolasi pada rhizosfer kakao dan kopi masing-masing sebesar 64,154 jam dan 77,056 jam. Pada kerapatan konidia 106 konidia/mL dan 107 konidia/mL B. bassiana yang diisolasi dari rhizosfer kakao tidak ada nimfa yang berhasil menjadi imago tetapi pada kerapatan konidia 104 konidia/mL dan 105 konidia/mL nimfa yang berhasil menjadi imago sebesar 3,3%, sedangkan pada isolat yang diisolasi dari rhizosfer kopi nimfa yang berhasil menjadi imago berkisar antara 3,3% - 10%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AHMAD WIBOWO |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Nilaparvata lugens., Beauveria bassiana, LC50 dan LT50. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 03:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35927 |
