TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Abstract.pdf
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (849kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Chapter1.pdf
Download (136kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41370-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kakao (Theobroma cacao L.), merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan tinggi baik di dalam negeri maupun pasar internasional. Produksi kakao Indonesia pada tahun 2023 mencapai 632,12 ribu ton, mengalami penurunan sebesar 2,84% dibandingkan dengan produksi tahun 2022. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kakao yaitu melalui pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan asam humat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian FMA dan asam humat serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2026 sampai April 2026 di greenhouse dan Laboratorium Proteksi Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis asam humat terdiri atas 10 g/tanaman, 20 g/tanaman, dan 30 g/tanaman. Faktor kedua yaitu dosis FMA terdiri atas 5 g/tanaman, 10 g/tanaman, dan 15 g/tanaman. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan asam humat tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah tunas. Namun, kedua perlakuan tersebut berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, dan panjang akar. Kombinasi FMA dosis 15 g tanaman dan asam humat dosis 10 g tanaman menghasilkan respons pertumbuhan yang paling baik, yang ditunjukkan oleh peningkatan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, serta panjang akar dibandingkan dengan kombinasi perlakuan lainnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SELVIANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Fungi Mikoriza Arbuskula, Asam Humat, bibit kakao. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 02:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35820 |
