TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (443kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41287-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (343kB)
Abstract
Konveksi dan Sablon Karya Indah merupakan UMKM yang bergerak di bidang produksi kaos, kemeja, dan seragam olahraga dengan sistem make to order. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah masih sering terjadinya keterlambatan penyelesaian pesanan akibat belum diterapkannya sistem penjadwalan produksi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penjadwalan produksi menggunakan metode FCFS, SPT, LPT, dan EDD serta menentukan metode yang paling optimal dalam meminimalkan keterlambatan penyelesaian pesanan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian Konveksi dan Sablon Karya Indah. Data yang digunakan meliputi data pesanan bulan Mei 2026, waktu proses pada lima stasiun kerja (M1–M5), dan due date setiap pesanan. Pengolahan data dilakukan menggunakan sistem penjadwalan flow shop dengan menghitung completion time, fol time, makespan, dan tardiness pada masing-masing metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SPT memberikan performansi terbaik dibandingkan metode lainnya dengan waktu penyelesaian rata-rata sebesar 13,54 hari, jumlah pekerjaan rata-rata dalam sistem sebesar 15,35 pekerjaan, dan keterlambatan rata-rata sebesar 5,80 hari. Sementara itu, metode FCFS menghasilkan waktu penyelesaian rata-rata 20,57 hari dengan keterlambatan rata-rata 10,95 hari, metode EDD menghasilkan waktu penyelesaian rata-rata 20,16 hari dengan keterlambatan rata-rata 10,02 hari, sedangkan metode LPT memberikan hasil terendah dengan waktu penyelesaian rata-rata 27,56 hari dan keterlambatan rata-rata 16,75 hari. Berdasarkan hasil tersebut, metode SPT direkomendasikan sebagai metode penjadwalan produksi pada Konveksi dan Sablon Karya Indah karena mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan, mengurangi jumlah pekerjaan dalam sistem, serta meminimalkan keterlambatan penyelesaian pesanan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM VIVIN FIANI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Penjadwalan produksi; flow hhop; FCFS; SPT; LPT; EDD; Keterlambatan |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 01:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35577 |
