TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6284-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (539kB)
Abstract
Pada penelitian ini membahas tentang analisis bullwhip pada rantai pasok industri kecap tradisional. Untuk mengetahui adanya bullwhip diperlukan suatu aliran supply chain, tujuan utama dari supply chain adalah mengsingkronisasikan antara arah hulu dan hilir agar bisa menjaga efektifitas dari supply chain yang dibangun, namun sering kali terjadi ketidak seimbangan antara upstream channel (hulu) dengan downstream channel (hilir). Ketidak seimbangan ini yang disebut bullwhip. Besarnya bullwhip akan menyebabkan kurangnya kinerja perusahaan seperti tidak terpenuhinya permintaan akibat kurangnya produksi dan ketidak efisiensi pada supply chain seperti bertambahnya inventory pada setiap channel sehingga menyebabkan bertambahnya biaya simpan. Pada penelitian ini dilakukan pada UD. Hasil Bumi untuk menganlisis bullwhip yang terjadi pada setiap aliran supply chain sehingga bisa diketahui pada chain yang mana yang terjadi bullwhip sehingga bisa dilakukan pengurangan dengan mengetahui penyebab-penyebabnya terlebih dahulu. Untuk menghitung bullwhip diperlukan data permintaan pada setiap tier yaitu data permintaan retailer atau toko, data permintaan distributor, data permintaan manufaktur, dan data permintaan supplier. Nilai bullwhip menunjukkan besarnya tingkat variabilitas permintaan (amplifikasi permintaan) pada kedua pelaku supply chain. Besarnya nilai dari hasil perhitungan bullwhip diperoleh dari hasil bagi dari koefisien variansi order dengan koefisien variansi penjualan. Apabila nilai bullwhip > 1 berarti terjadi amplifikasi permintaan, tetapi jika nilai bullwhip < 1 berarti permintaan masih stabil atau terjadi penghalusan pola permintaan. Dari hasil perhitungan terjadinya bullwhip yang paling besar pada internal supply (manufaktur) terhadap external supply (supplier), yaitu pada supply kedelai dan supply gula merah pada UD. Hasil Bumi masing-masing nilai bullwhip sebesar 2,586106434 dan 7,203234659. Nilai bullwhip > 1 berarti terjadi amplifikasi permintaan pada internal supply chain dan external supply. Pada internal supply (manufaktur) terhadap external konsumen (distributor) dengan nilai bullwhip sebesar 2,321059989. Nilai bullwhip > 1 berarti terjadi amplifikasi permintaan pada internal supply chain dan external konsumen. Dari hasil analisis besarnya bullwhip disebabkan ramalan permintaan yang tidak akurat dan supply material jauh lebih besar dari jumlah material yang digunakan. Yaitu pada supply kedelai dan supply gula, sehingga menyebabkan terjadinya bullwhip yang besar sehingga menyebabkan menumpuknya kedelai dan gula merah yang disimpan digudang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MAYASRI MARTINI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Supply Chain; Bullwhip. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3549 |
