TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (613kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41221-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Sabun cair berbahan dasar minyak sawit berpotensi menjadi alternatif sabun yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan tiga kondisi minyak sawit, yaitu minyak goreng sawit, minyak jelantah, dan minyak jelantah pemurnian. Pemurnian minyak jelantah dilakukan dengan menggunakan arang aktif untuk memperbaiki sifat fisikokimianya. Selain itu, penambahan minyak atsiri jeruk diharapkan dapat meningkatkan aktivitas antibakteri sabun. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kondisi minyak sawit dan konsentrasi minyak atsiri jeruk terhadap sifat fisikokimia dan mikrobiologi sabun cair. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor, yaitu kondisi minyak sawit dan konsentrasi minyak atsiri jeruk (0%, 1,5%, dan 3%). Parameter yang diamati meliputi pH, viskositas, specific gravity, warna (L, a, b), cemaran mikroba, dan aktivitas antibakteri. Data dianalisis menggunakan two way ANOVA pada taraf signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi minyak sawit dan konsentrasi minyak atsiri jeruk berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH, viskositas, specific gravity, dan tingkat kecerahan (L*) sabun cair, namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai a* dan b. Sabun berbahan minyak goreng sawit menghasilkan nilai pH, viskositas, specific gravity, dan kecerahan (L*) yang lebih tinggi dibandingkan sabun berbahan minyak jelantah maupun minyak jelantah hasil pemurnian. Peningkatan konsentrasi minyak atsiri jeruk menurunkan nilai pH, viskositas, specific gravity, dan kecerahan (L*) sabun cair. Pada parameter cemaran mikroba, seluruh sampel memenuhi persyaratan SNI 4075-2:2017 dengan hasil pengujian ≤ 10 koloni/gram, sedangkan diameter zona hambat yang dihasilkan berada pada kategori sedang hingga kuat. Secara keseluruhan, kondisi minyak sawit dan konsentrasi minyak atsiri jeruk memengaruhi karakteristik fisikokimia sabun cair, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap sifat mikrobiologi, meskipun seluruh sampel menunjukkan aktivitas antibakteri.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZAHRA NAJMA ATIKA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Sabun cair; minyak jelantah; minyak sawit; minyak atsiri jeruk; sifat fisikokimia; mikrobiologi |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 00:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35391 |
