TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-Sampul dan pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (721kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-LAMPIRAN I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22309-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (632kB)
Abstract
Abstrak: Kesenian merupakan bagian penting dalam kelompok masyarakat, sebagai sebuah identitas yang melambangkan karakter masyarakat tersebut. Kesenian terbagi menjadi dua jenis yaitu kesenian modern dan kesenian tradisional. Salah satu kesenian yang mampu mempertahankan nilai-nilai luhur adalah kesenian teater tradisional. Sandur merupakan salah satu kesenian teater tradisional yang dimiliki masyarakat Bojonegoro. Dijadikannya Sandur sebagai ikon seni di Bojonegoro karena Sandur mampu tampil dalam bentuk yang mudah dan ringan dicerna oleh masyarakat. Salah satu unsur dalam Kesenian Sandur yang membuatnya unik adalah tembang. Tembang dalam Sandur menggunakan perpaduan antara bahasa Jawa dan Bahasa Arab. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai semiotika yang ada dalam tembang Sandur. Penelitian dilakukan menggunakan teori Semiotika Roland Barthes. Dalam Semiotika Roland Barthes dikenal istilah makna denotatif, makna konotatif, dan mitos. Analisis penelitian ini berfokus pada ketiga hal tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data berupa kumpulan tembang sejumlah 20 yang terdapat dalam kesenian Sandur Bojonegoro. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, simak dan catat, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan ada tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan pada tahap analisis yang telah dilakukan, maka ditarik simpulan bahwa tembang dalam kesenian Sandur berfungsi sebagai pengantar adegan dan sarana doa kepada Tuhan dan juga tembang dalam Sandur mengandung banyak nilai luhur. Adapun simpulan lainnya yaitu tembang dalam kesenian Sandur merupakan cerminan kehidupan masyarakat setempat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TAWAKAL |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | Sandur Bojonegoro, Tembang, Semiotika, dan Roland Barthes |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 00:22 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35302 |
