TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41183-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (919kB)
Abstract
Keselamatan dan keamanan wisatawan merupakan unsur utama dalam penyelenggaraan kepariwisataan, terutama pada kegiatan wisata pendakian yang memiliki tingkat risiko tinggi. Dalam praktiknya, pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan pendakian masih kerap menemui kendala dan pelanggaran yang dapat membahayakan wisatawan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai apakah SOP keselamatan pendakian telah dilaksanakan oleh pengelola serta bagaimana bentuk penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola wisata pendakian di Gunung Rinjani.rnPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Adapun bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundangundangan yang berkaitan dengan kepariwisataan dan keselamatan pendakian, bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah, serta bahan hukum tersier yang mendukung pembahasan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara preskriptif untuk memberikan argumentasi atas hasil penelitian yang dilakukan.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SOP keselamatan pendakian di Gunung Rinjani belum berjalan secara optimal. Hal ini terlihat dari lemahnya pengawasan terhadap pemandu wisata serta masih ditemukannya pemandu yang belum memiliki lisensi resmi. Penegakan hukum terhadap pelanggaran SOP telah dilakukan melalui sanksi administratif, seperti blacklist terhadap pemandu wisata dan pembekuan akun trekking operator, namun upaya tersebut masih cenderung represif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan preventif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta koordinasi yang lebih efektif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengelola wisata agar keselamatan wisatawan dapat terjamin secara maksimal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YUDHA ALI HAMZAH DWI RAMDHANI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Keamanan dan Keselamatan; SOP; Pendakian; Gunung Rinjani |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 00:19 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35291 |
