TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-ABSTRAK_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-COVER DLL_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (681kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-BAB I_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (598kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-BAB II_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (728kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-BAB III_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (735kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-BAB IV_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-DAFTAR PUSTAKA_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22298-LAMPIRAN_170111100095_WAHYU NUR RISKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
Abstract
ABSTRAK
Akibat reformasi dalam sistem pemerintahan di Indonesia, seharusnya menjadikan penyelenggara Negara semakin maju dan profesional dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance). Polemik seputar praktik rangkap jabatan pejabat Negara masih sering terjadi, padahal sudah banyak peraturan perundang-undangan yang mengatur perihal larangan rangkap jabatan. Rangkap jabatan pejabat Negara dilihat dari perspektif apapun seperti, etika, sosial, budaya, politik dan AAUPB, pada dasarnya dilarang. Maka kemudian bagaimana pelaksanaan penegakan hukum terhadap rangkap jabatan pejabat Negara dan etika penyelenggaraan Negara dalam memandang praktik rangkap jabatan pejabat Negara.
Metode pada penelitian skripsi ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan sejarah (historical approach), serta pendekatan perbandingan (comparative approach). Dengan menggunakan bahan hukum primer, UUD NRI Tahun 1945, UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, dan peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait serta bahan hukum sekunder yang berkaitan dengan pokok masalah.
Hasil penelitian bahwa pelaksanaan penegakan hukum terhadap rangkap jabatan pejabat Negara belum bekerja secara efektif. Hal tersebut dikarenakan, aturan perundang-undangan yang tidak disebutkan secara eksplisit, diskresi birokrat penegak hukum memperbolehkan rangkap jabatan, budaya birokrasi, rendahnya moralitas pejabat Negara dan pelaksana undang-undang. Serta, etika hendaknya digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan Negara. Etika penyelenggaraan Negara tidak membenarkan adanya rangkap jabatan yang menimbulkan terjadinya conflict of interest dalam pelaksanaan jabatannya.
Kata Kunci: Rangkap Jabatan, Pejabat Negara, Penegakan Hukum, dan Etika Penyelenggaraan Negara.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WAHYU NUR RISKI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Rangkap Jabatan; Pejabat Negara; Penegakan Hukum; dan Etika Penyelenggaraan Negara. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 00:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35268 |
