TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_ABSTRACT_TOC.pdf
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_CHAPTER 1.pdf
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (18kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-13565-14.01.111.00034_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
Abstract
Penyusunan memorandum hukum ini merumuskan permasalahan pokok dengan latar belakang bahwa perumusan pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tidak tepat dalam putusan Nomor : 05/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Smp jika dilihat dari saksi dan alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan. Pada proses penangkapan yang dilakukan oleh Satreskoba Sumenep yang menangkap anak pelaku, anak pelaku tidak kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu-sabu, namun anak pelaku tersebut hanya terbukti memiliki sabu-sabu tersebut di dalam box motor depan dengan dibungkus plastik wana hitam.
Penuntut umum pada dakwaannya mendakwa anak pelaku dengan dakwaan alternatif yaitu pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika atau pasal 112 ayat(1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika atau pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Hakim dalam putusannya menggunakan pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, namun hakim tidak menjelaskan apa yang disebut unsur penyalah guna dan unsur bagi diri sendiri dalam pertimbangannya. Hakim dalam pertimbangannya menjelaskan bahwa batas usia anak yang diajukan dalam persidangan tidak lebih dari 21 tahun sedangkan dalam pasal 1 angka 4 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak dan pasal 1 angka 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, batas usia anak adalah 18 tahun.
Pengenaan pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika tidak tepat jika disesuaikan dengan saksi dan alat bukti yg dihadirkan dalam persidangan serta dengan memperhatikan locus dan tempus delicti yang ada dalam putusan tersebut, karena anak pelaku tidak memenuhi unsur dalam pasal tersebut
Kata Kunci : Anak, Penyalah guna, Narkotika
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RINA SRI YUSTINA HADI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Anak, Penyalah guna, Narkotika |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 00:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35256 |
