TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-bab5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-bab4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (930kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-bab3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (525kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-bab2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (387kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-abstrak.pdf
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-bab1.pdf
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22293-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
Abstract
Sampah di Indonesia mencapai 66 juta ton per tahuan dengan jumlah sampah organik mencapai 57%, namun yang terkelola hanya 16,2% atau sekitar 11 juta ton. Salah satu cara memanfaatkan sampah yang belum terkelola yaitu dengan cara membuat pupuk organik cair. Pembuatan pupuk organik itu sendiri tidak disarankan suhu pada saat pengomposan terlalu besar sekitar >37℃. Cara agar suhu tidak terlalu besar diperlukan adanya proses agitasi atau pengadukan. Rancang bangun ini diawali dengan proses penimbangan sampah organik yang nantinya akan dicampurkan antara sampah organik, air gula dan bioaktifaktor em4 dengan perbandingan 25 : 50 : 2 secara otomatis, lalu akan ada proses pengadukan setiap 6 jam sekali dan ketika suhu >37℃. Selama proses pengomposan tabung komposter akan dimonitoring keadaan nilai pH, CO dan suhunya akan ditampilkan pada LCD 20x4 serta disimpan pada SD Card setiap 5 menit sekali. Proses pembuatan organik ini membutuhkan waktu pengomposan selama 72 jam atau 3 hari. Pada pengujian yang pertama menggunakan motor sebagai pengaduk menghasilkan nilai pH sebesar 5,1 dan rata-rata nilai CO sebesar 12-14 ppm. Sedangkan pada pengujian yang kedua tidak menggunakan sistem pengaduk sama sekali menghasilkan nilai pH sebesar 5,6 dan nilai rata-rata CO sebesar 10-11 ppm. Dapat disimpulkan pada pengujian pertama memiliki nilai pH yang lebih kecil dibandingkan pengujian kedua serta nilai CO lebih besar dibandingkan pengujian kedua. Lama proses pembuatan pupuk organik cair (POC) ini membutuhkan waktu 72 jam atau 3 hari yang menghabiskan daya sebesar 0,3 KWh dengan biaya `Rp 405. Dengan adanya rancang bangun ini berfungsi untuk mempermudah pembuatan pupuk organik cair secara efisien dan presisi. hasil pupuk yang telah dibuat mendapatkan nilai N-Organik sebesar 0,90%, Phospor sebesar 3,13%, dan Kalium sebesar 3,40%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZULKIFLI RAHMATULLAH |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | Pupuk organik cair, em4, monitoring, pH, CO |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 00:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:27 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35252 |
