KONSTRUKSI MAKNA “FASILITAS LAINNYA” PADA GRATIFIKASI DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI

RR. AYU AZIZAH WINATA (2021) KONSTRUKSI MAKNA “FASILITAS LAINNYA” PADA GRATIFIKASI DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI. S2 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-ABSTRACT.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (44kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Chapter 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (188kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Chapter 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Chapter 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (343kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (87kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Refrences.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-190121100013-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22288-190121100013-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Tujuan dari negara yang selama ini dicita-citakan oleh masyarakat, yaitu untuk mensejahterahkan masyarakat. Akan tetapi tujuan negara tersebut terhambat di karenakan adanya korupsi di kalangan pemerintahan. Salah satu dari modus korupsi adalah gratifikasi. Yang menjadi permasalahan adalah adanya modus baru yaitu gratifikasi seks, dan pembuktiannya dalam sistem hukum pidana di Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaturan gratifikasi dalam bentuk layanan seksual berdasarkan Undang-undang tindak pidana korupsi Serta Untuk mengetahui dan menganalisis sebab layanan seksual dapat dikualifikasikan dalam tindak pidana korupsi .
Yang menggunakan payung hukum penjelasan Pasal 12 B Ayat (1) Undang-undang Tindak Pidana Korupsi, sebab adanya kata Fasilitas Lainnya dan hakim yang dalam kewenangannya melakukan suatu penafsiran yaitu penafsiran gramatikal, dan ekstensif. Untuk kedepannya, dalam pembaharuan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi sudah seharusnya diatur secara eksplisit tentang modus gratifikasi seks ini, agar para pelaku tidak dapat mengelak, serta memberikan efek jera kepada pelaku terkait gratifikasi seks.
Jenis penelitian di dalam penelitian ini adalah penelitian hukum. Dengan menggunakan Pendekatan konseptual, Pendekatan kasus, Pendekatan perundang-undangan. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji norma yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan yang diperoleh dari studi kepustakaan, dengan menganalisis suatu permasalahan hukum melalui peraturan perundang-undangan, literatur-literatur dan bahan-bahan referensi lainnya pemberian layanan berupa kenikmatan seks kepada pegawai negeri atau penyelenggara Negara dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi dengan memperluas makna dari kata “fasilitas lainya” dalam Undang-undang tipikor, dan dengan melihat hukum secara progresif, serta menganalisa maksud dari terbentuknya pasal tentang gratifikasi.
Pengaturan gratifikasi berupa layanan seksual berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang diatur dalam Dimana pengertian gratifikasi pada Penjelasan gratifikasi pada Penjelasan gratifikasi pada Pasal 12B masih terdapat kekaburan terhadap kata fasilitas lainnya, namun banyaknya isu terkait kasus yang didalamnya terdapat pemberian layanan seksual, sehingga dalam mengatasi peraturan perundang-undangan yang masih kabur digunakan penafsiran gramatikal, ekstentif, dan penafsiran perbandingan hukum. Pemberian gratifikasi berupa layanan seksual dapat dikualifikasikan kedalam tindak pidana korupsi.

Item Type Thesis (Tesis)
Thesis Type S2
Creators
Creators
NIM
RR. AYU AZIZAH WINATA
Department S2 Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Konstruksi; Fasilitas Lainnya; Gratifikasi; Tindak Pidana Korupsi.
Divisions Fakultas Hukum > S2 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 00:04
Last Modified 24 Oct 2026 17:26
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35235

Actions (login required)

View Item
View Item