TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41148-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kepatuhan pajak UMKM di Indonesia masih rendah, termasuk pada sektor coffee shop di Bangkalan yang beroperasi di bawah cakupan PPh Final 0,5% berdasarkan PP Nomor 55 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku pemenuhan kewajiban Pajak Penghasilan pelaku UMKM coffee shop ditinjau dari kemampuan akuntansi dan Theory of Planned Behavior (TPB). Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan wawancara mendalam terhadap dua informan utama dan satu informan pendukung kontekstual dari KPP Pratama Bangkalan dan validitas data dilakukan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua informan belum memenuhi kewajiban PPh, dipengaruhi oleh sikap ambivalen terhadap pajak, norma sosial yang tidak mendorong kepatuhan, serta rendahnya kemampuan akuntansi yang melemahkan kontrol perilaku. Sebagai data konteks tambahan, data resmi KPP mencatat rasio kepatuhan UMKM anjlok dari 13,54% menjadi 1,40% dalam tiga tahun, yang menggambarkan skala persoalan kepatuhan di wilayah penelitian tanpa dimaksudkan untuk menggeneralisasi temuan kualitatif kedua kasus. Disimpulkan bahwa ketidakpatuhan terpola dan berulang pada kedua kasus yang diteliti, dibentuk oleh interaksi ketiga komponen TPB yang saling memperkuat, di mana keterbatasan kemampuan akuntansi menjadi hambatan yang paling terasa yang menghalangi pelaku UMKM coffee shop untuk memenuhi kewajiban PPh secara mandiri meskipun skema yang berlaku telah dirancang sederhana.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD HAMIM RIDUWAN RIDIANSYAH |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | theory of planned behavior, kepatuhan pajak, umkm, coffee shop, kemampuan akuntansi |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 23:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35201 |
