TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (472kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32784-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar IPA siswa menurut Felder Silverman dan bagaimana tingkat miskonsepsi siswa pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati ditinjau dari gaya belajar Felder Silverman. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan populasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bangkalan Tahun Ajaran 2023/2024. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu kelas VII A dan VII E sebanyak 59 siswa dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan memberikan angket gaya belajar Felder Silverman dan five tier diagnostic test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dimensi pemrosesan didominasi siswa dengan kategori gaya belajar aktif seimbang 45,76%, dimensi persepsi didominasi siswa dengan kategori gaya belajar sensing sedang 44,07%, dimensi input didominasi siswa dengan kategori gaya belajar visual seimbang 42,37%, dan dimensi pemahaman didominasi siswa dengan kategori gaya belajar sekuensial seimbang 49,15%. 2) Siswa sebanyak 31,36% dinyatakan mengalami miskonsepsi pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati yang terbagi atas miskonsepsi rendah dan sedang masing-masing 20 siswa dan 14 siswa miskonsepsi tinggi. Miskonsepsi siswa terbanyak pada konsep keanekaragaman hayati dan aliran energi. Berdasarkan peninjauan miskonsepsi siswa terhadap gaya belajar Felder Silverman, dapat disimpulkan bahwa dimensi pemrosesan didominasi siswa miskonsepsi dengan gaya belajar reflektif sebanyak 39,29%, dimensi persepsi didominasi siswa miskonsepsi dengan gaya belajar sensing sebanyak 34,74%, dimensi input didominasi siswa miskonsepsi dengan gaya belajar verbal sebanyak 43,37%, dan dimensi pemahaman didominasi siswa miskonsepsi dengan gaya belajar sekuensial sebanyak 37,76%. Dari ke empat dimensi gaya belajar Felder Silverman, ternyata yang paling menyebabkan miskonsepsi yaitu dimensi input.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NING FITRI NAVYANTI |
| Department | Pendidikan IPA |
| Uncontrolled Keywords | Ekologi dan Keanekaragaman Hayati; Five Tier Diagnostic Test; Gaya Belajar Felder Silverman; Miskonsepsi |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan IPA |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3513 |
