Manajemen Risiko pada Proses Bisnis Rantai Pasok Pabrik Tahu Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) (Studi kasus: Pabrik Tahu UD. Sumber Makmur di Kamal, Bangkalan)

R. DAKSENA ABDI PUTERA (2021) Manajemen Risiko pada Proses Bisnis Rantai Pasok Pabrik Tahu Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) (Studi kasus: Pabrik Tahu UD. Sumber Makmur di Kamal, Bangkalan). S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Abstrak.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Abstrak.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (515kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Appendices.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22233-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

UD. Sumber Makmur merupakan usaha yang bergerak di bidang pengolahan pangan berupa produk tahu yang berlokasi di Kamal, Kabupaten Bangkalan. UD. Sumber Makmur membutuhkan bahan baku kedelai kedelai kurang lebih sebesar 1,5 ton. Berdasarkan hasil wawancara dengan manajer produksi diketahui perusahaan sering kali mendapat komplain dari konsumen mengenai kerusakan tahu sehingga konsumen melakaukan retur dan diketahui rata-rata kerusakan tahu dalam pabrik tahu setiap bulannya mencapai 6,04%, sedangkan menurut manajer produksi kebijakan perusahaan mengenai kerusakan tahu sebesar 3%. Hal tersebut berarti target perusahaan dalam meminimasi kerusakan tahu belum tercapai. Berdasarkan hasil wawancara dengan manajer produksi diketahui bahwa perusahaan tidak mengetahui letak penyebab terjadinya kerusakan tahu sedangkan menurut salah satu pekerja pada bagian pemasakan tahu penyebab kerusakan tahu dapat terjadi mulai pada supply bahan baku, proses produksi hingga pengiriman tahu ke pelanggan. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan suatu analisis risiko pada proses bisnis dalam rantai pasok pabrik tahu sehingga kemudian dapat dibuat tindakan mitigasi untuk meminimalisir risiko menggunakan metode House Of Risk (HOR). Hasil identifikasi risiko didapat 31 kejadian risiko (risk event) dan 27 penyebab risiko (risk agent). Berdasarkan hasil pengolahan data pada HOR fase pertama didapat nilai Aggregate Risk Potential (ARP) yang kemudian di-input ke dalam diagram pareto sehingga didapat tujuh risk agent prioritas, yaitu pekerja tidak bekerja dengan hati-hati (A8), pekerja tidak bekerja sesuai ketentuan (A11), permintaan mendadak dari customer (A1), tidak terdapat alat bantuk untuk membalik cetakan tahu (A21), supplier kurang teliti (A6), medan yang ditempuh kurang memadai (A26) dan tahu dikirim dalam keadaan panas (A27) dengan nilai presentase ARP berturut turut sebesar 27%, 24%, 6%, 6%, 6%, 5% dan 4%. HOR fase kedua dilakukan identifikasi tindakan mitigasi terhadap masing-masing risk agent prioritas dan didapat 15 tindakan mitigasi. Hasil perhitungan Effecttiveness to Difficulty (ETD) pada masing-masing tindakan mitigasi kemudian di-input ke dalam diagram pareto sehingga diketahui empat tindakan mitigasi yang menjadi prioritas, yaitu melakukan monitoring yang lebih ketat pada setiap proses (PA3), menerapkan sistem ganti rugi dan teguran (PA2), memberi pelatihan proses produksi tahu (PA1) dan mengadakan evaluasi kerja seminggu sekali (PA5) dengan nilai presentase ETD berturut-turut sebesar 29%, 21%, 15% dan 13%. Proses bisnis yang membutuhkan penerapan terhadap tindakan mitigasi terdiri dari 13 proses bisnis.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
R. DAKSENA ABDI PUTERA
Department Industri
Uncontrolled Keywords proses bisnis ; kejadian risiko ; penyebab risiko ; Aggregate Risk Potential ; tindakan mitigasi ; Effectiveness to Difficulty
Divisions Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 23:11
Last Modified 24 Oct 2026 17:26
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35045

Actions (login required)

View Item
View Item