TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (349kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41098-Surat Keterangan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (68kB)
Abstract
Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa sering kali meluas ke keluarga atau pengasuh mereka (stigma sekunder). Di Kecamatan Rubaru, para pengasuh mengalami tekanan sosial berupa pengucilan dan ejekan, yang menghambat proses pemulihan pasien. Satuan Tugas Gangguan Jiwa telah mengembangkan strategi komunikasi khusus untuk mengatasi fenomena ini. Untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi Satuan Tugas Gangguan Jiwa dalam mengurangi stigma terhadap pengasuh orang dengan gangguan jiwa di Kecamatan Rubaru.rnArtikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik sampling purposif yang terdiri dari Satuan Tugas Gangguan Jiwa, Petugas Kesehatan Jiwa Pusat Kesehatan Masyarakat (PJ Keswa), TKSK, dan pengasuh ODGJ. Analisis data dilakukan menggunakan model Creswell, yang terdiri dari enam tahap: mengumpulkan dan mengatur berkas data, membaca seluruh teks dan membentuk kode awal, mendeskripsikan kasus dan konteksnya, menggunakan agregasi kategoris untuk membentuk tema dan pola, menafsirkan data, serta menyajikan data. Satuan Tugas Disabilitas Mental menerapkan strategi komunikasi melalui inovasi “Gersif Gasawa” (Gerakan Responsif Keluarga Sadar Jiwa). Strategi ini mencakup tahapan penelitian, perencanaan, pelaksanaan melalui edukasi dari pintu ke pintu dan media audio-visual (NOBAR), hingga pelaporan lintas sektor. Pendekatan persuasif dan interpersonal telah terbukti efektif dalam mengubah persepsi negatif di masyarakat menjadi perilaku yang lebih mendukung serta penerimaan terhadap para pengasuh. Hambatan utama yang dihadapi adalah penolakan dari sebagian keluarga pasien serta pemahaman yang terbatas mengenai kesehatan mental di masyarakat. Strategi komunikasi terpadu yang didasarkan pada kearifan lokal dapat mengurangi tingkat stigma sosial terhadap pengasuh. Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi pemulihan orang dengan gangguan mental serta kesejahteraan pengasuh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM EKA NURJANA HARTIA NINGSIH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Caregiver ODGJ; Strategi Komunikasi; Satuan Tugas Disabilitas Mental; Stigma; Kesehatan Mental |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 23:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/35030 |
