TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (785kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (33kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41083-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (590kB)
Abstract
Abreviasi adalah proses pemendekan atau menanggalkan satu atau lebih sebuah leksem sehingga menghasilkan sebuah kata baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bentuk-bentuk dan fungsi abreviasi pada kajian ekolinguistik dalam kolom komentar Instagram @pandawaragroup. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa komentar dari akun Instagram @pandawaragroup. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik baca, teknik dokumentasi, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan 4 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, analisis data, serta kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data pada penelitian ini adalah ketekunan pengamatan, peneliti melakukan pengamatan lebih cermat dan mendalam.rn Hasil penelitian menunjukkan terdapat 28 data abreviasi bertema ekologi yang terbagi menjadi 4 bentuk, yaitu: (1) singkatan (21 data, contoh: TPS, TPA, PLTS), (2) penggalan (2 data), (3) akronim (4 data, contoh: BUMDes, MAPALA), dan (4) kontraksi (1 data, contoh: bonbin). Bentuk singkatan mendominasi karena mencerminkan kepraktisan warganet dalam merespons krisis lingkungan di media sosial. Melalui analisis ekolinguistik, abreviasi-abreviasi tersebut ditemukan menjalankan 3 fungsi utama, yakni: (1) efisiensi dan kecepatan komunikasi digital dalam menyuarakan isu ekologi, (2) memberikan pengetahuan dan kesadaran (edukasi) nilai ekologis baru terkait nomenklatur lingkungan kepada penutur, dan (3) menunjukkan identitas serta solidaritas kelompok sosial yang peduli terhadap kelestarian alam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada subbab morfologi-abreviasi dan menjadi referensi interdisipliner baru yang mengintegrasikan bidang morfologi dengan ekolinguistik dalam ranah komunikasi digital.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HOZEIMATUS SALIMAH |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | abreviasi, ekolinguistik, kolom komentar, akun instagram |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 22:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34966 |
