TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32779-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
Abstract
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas holtikultura yang strategis dalam pengembangan sayuran di Indonesia. Bawang merah ini termasuk dalam bahan pokok penting karena banyak dikomsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai bumbu masakan dan juga obat untuk kesehatan (Budiarti et al., 2022). Produksi bawang merah BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 189,15 ribu ton dari tahun 2020. Adam et al., (2021) tingkat produktivitas bawang merah masih belum bisa memenuhi kebutuhan konsumsi terhadap bawang merah. Peningkatan produktivitas yang kurang maksimal ini salah satunya dikarenakan faktor mahalnya harga umbi sebagai bahan tanam dan risiko penularan penyakit. Oleh karena itu diperlukan teknik budidaya untuk mengatasi kendala bibit yakni TSS (True Shallot Seed) menggunakan biji. Bibit dapat tumbuh secara optimal tentunya didukung oleh komposisi media semai yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media semai terhadap pertumbuhan bawang merah TSS. Penelitian ini dilakukan di Desa Sana Tengah Pasean Pamekasan, pada bulan Oktober – Desember 2023. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 1 faktor yaitu komposisi media persemaian. Komposisi media semai yang digunakan P1 tanah : kompos : arang sekam (1 : 2 : 1), P2 tanah : kompos : arang sekam (1 : 1 : 2), P3 kompos : arang sekam (2 : 2), P4 Kompos. Data dianalisis dengan ANOVA (analysis of variance) taraf 5% apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5% untuk mengetahui antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media semai berpengaruh nyata pada parameter panjang tanaman (14 – 38 HSS), jumlah daun (14, 30, 38 HSS) dan pada 22 HSS tidak berpengaruh nyata, parameter persentase hidup dan panjang akar berpengaruh nyata
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TAUFAN ROMADHANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Bawang merah, TSS, Media semai/Red onion, TSS, Seedlig media |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3496 |
