TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (785kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41078-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada masyarakat Desa Tanjung Jati yang hidup berdampingan dengan aktivitas pembongkaran kapal di wilayah pesisir Bangkalan. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku PHBS pada kelompok usia remaja, dewasa, dan lansia, serta mengetahui karakteristik KAP (Knowledge, Attitude, Practice) PHBS masing-masing kelompok usia ditinjau dari perspektif komunikasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 96 responden yang dipilih dengan teknik proportional purposive sampling, lalu dianalisis secara statistik deskriptif dengan dukungan wawancara pendukung yang diinterpretasikan menggunakan kerangka Health Belief Model (HBM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pengetahuan, kelompok remaja memiliki proporsi kategori baik tertinggi (100%), diikuti kelompok dewasa (91,2%) dan lansia (84,6%). Pada variabel sikap, seluruh responden ketiga kelompok usia berada pada kategori cukup (100%). Pada variabel perilaku, kelompok remaja kembali memiliki proporsi kategori baik tertinggi (86,67%), diikuti kelompok dewasa (85,29%) dan lansia (84,62%). Aspek PHBS dengan penerapan terbaik adalah penggunaan air bersih, sedangkan aspek yang masih memerlukan perhatian adalah praktik pijat ke dukun bayi yang dipengaruhi faktor budaya serta pengelolaan limbah jamban yang terkendala keterbatasan fasilitas sanitasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan karakteristik KAP antar kelompok usia paling terlihat pada variabel pengetahuan, dipengaruhi perbedaan saluran komunikasi kesehatan yang diterima masing-masing kelompok. Hambatan struktural berupa keterbatasan fasilitas sanitasi menjadi faktor dominan yang membatasi perubahan perilaku meskipun pengetahuan masyarakat sudah cukup baik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RAYA DIAMONIQUE SHAFIRA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | komunikasi kesehatan; PHBS; pengetahuan; sikap; perilaku; Health Belief Model. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 22:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34944 |
