TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Abstract TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (500kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Cover (2).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (606kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22196-Apprendice .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (812kB)
Abstract
Tradisi pencak macan merupakan salah satu Tradisi Lisan yang memiliki kekayaan makna dan simbol- simbol di dalamnya, baik berupa kostum dan gerakan yang digunakan.Tradisi pencak macan ini menarik untuk di teliti dan di kaji lebih jauh lagi. Hal ini tentunya berkaitan dengan makna simbol yang tersembunyi, seperti simbol macan kuning yang bermakna sebagai seorang suami yang gagah perkasa dan memiliki tanggung jawab yang tinggi, macan putih sebagai suami yang memiliki sifat baik dan mampu mengarahkan serta memimpin keluarganya ke arah yang positif atau yang lebih baik, monyet sebagai seorang istri yang memiliki karakter lincah, cerewet dan penuh tipu muslihat akan tetapi rajin mengurus rumah tangga dengan dengan baik, dan genderuwo memiliki makna yang selalu haus akan nafsu. Pada penelitian ini tradisi pencak macan dikaji menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang terdiri dari makna denotatif, konotatif, serta mitos. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan makna denotatif, makna konotatif, mitos yang ada dalam kostum serta gerakan pada tradisi pencak macan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deksriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui teknik observasi, perekaman, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Setelah data diperoleh maka dilakukan reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Untuk menguji keabsahan data maka menggunakan teknik tringulasi berupa membandingkan data hasil analisis dengan wawancara. Hasil dari penelitian ini ditemukan makna denotatif, konotatif, dan mitos pada 11 data kostum (KS) yaitu kostum macan putih, kostum macan kuning, topeng ,macan putih, topeng macan kuning, kostum monyet, topeng monyet, kostum genderuwo, topeng genderuwo, golok genderuwo, pedang genderuwo, trisula serta 9 data gerakan (GR) yaitu gerakan menerkam, gerakan tangkis, gerakan macan melompat, gerakan macan mengincar mangsa, gerakan tari genderuwo, gerakan monyet menghindari serangan, gerakan mencakar, gerakan genderuwo menakuti, gerakan menaklukkan macan. Dari hasil analisis ditemukan bahwa inti dari setiap makna dalam tradisi pencak macan adalah sebagai pengingat tentang lika- liku serta konflik yang akan dihadapi sepasang suami istri dalam menjalani bahtera rumah tangga.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUNAWAROH |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | semiotika; pencak macan; denotatif; konotatif; mitos. |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 22:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34900 |
