TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (599kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41046-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (403kB)
Abstract
Eni Dwi Rahmawati. 220521100133. Program Studi Sosiologi, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura. Fenomena Anak Pengemis dalam Akses Pendidikan di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Dosen Pembimbing Alfan Biroli, S.Pd., M.Si.rnPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengalaman anak pengemis dalam mengakses pendidikan berkaitan dengan kemiskinan struktural, tanggung jawab keluarga, stigma sosial, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan formal maupun nonformal di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami makna pengalaman hidup anak pengemis secara mendalam dari sudut pandang subjek penelitian. Penelitian menjelaskan bagaimana anak memaknai aktivitas mengemis, sekolah, relasi keluarga, serta tekanan sosial yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik Informant selection terhadap sembilan informan yang terdiri dari lima anak, tiga orang tua anak pengemis, dan Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung. Teknik verifikasi dan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menjelaskan bahwa anak pengemis dapat terbentuk dari makna dalam kehidupan sehari-hari anak. Berdasarkan fenomenologi Alfred Schutz, keterlibatan anak dalam aktivitas mengemis bukan pilihan yang diinginkan, melainkan strategi bertahan hidup yang dibentuk oleh kondisi kemiskinan, stigma sosial, dan lingkungan terdekat anak. Fenomena menurut Max Van Manen, dapat dimaknai sebagai fragmentasi pengalaman hidup (fragmentation of lived experience), di mana anak tidak dapat menjalani satu dimensi kehidupan secara utuh dan bermakna karena harus hadir pula dalam dimensi lain yang secara eksistensial berlawanan. Secara teoretis, penelitian ini menunjukkan bahwa teori fenomenologi Alfred Schutz dan Max van Manen relevan untuk menjelaskan makna subjektif dan pengalaman hidup anak pengemis dalam mengakses pendidikan. Konsep because of motive dan in order to motive membantu menjelaskan alasan anak terlibat dalam mengemis serta orientasi tujuan jangka pendek yang sering kali mengorbankan pendidikan. Kata kunci: Anak Pengemis, Akses Pendidikan, Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, Fenomenologi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ENI DWI RAHMAWATI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Anak pengemis, akses pendidikan, pendidikan formal dan non formal |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 22:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34812 |
