TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (690kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (372kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41040-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam bagaimana pola komunikasi keluarga tanpa figur ayah (fatherless) membentuk interpretasi maskulinitas pada remaja laki-laki usia 19–22 tahun. Selain itu, penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi ragam nilai dan pesan gender yang ditransmisikan dalam komunikasi keluarga tersebut, serta memahami bagaimana para remaja akhir menginterpretasikan makna maskulinitas melalui dinamika interaksi sehari-hari bersama ibu maupun anggota keluarga pengganti lainnya.rnrnMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan paradigma konstruktivis. Penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling yang membagi unit analisis ke dalam tiga kondisi fatherless di Kabupaten Bangkalan, yaitu klaster keluarga bercerai (R.A dan A.K), keluarga ayah meninggal dunia (K.A dan M.L), serta keluarga dengan ayah abai secara emosional (N dan N.T). Pengumpulan data menggunakan wawancara semistruktur bersama enam informan utama dan informan pendukung, dilanjutkan teknik analisis data model coding serta uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber.rnrnHasil penelitian menunjukkan ketiadaan figur ayah menggeser peran komunikator utama sepenuhnya kepada ibu atau nenek dengan variasi pola komunikasi berbeda tiap kondisi fatherless. Pola protektif-otoriter berjalan satu arah pada keluarga bercerai dan ayah abai akibat trauma konflik atau jarak emosional; pola pluralistik-demokratis terbentuk pada keluarga ayah meninggal yang menjaga ruang obrolan terbuka; serta pola laissez-faire pada pengasuhan longgar karena keterbatasan waktu kerja ibu atau nenek yang permisif. Pesan verbal (nuturi) dan nonverbal secara konsisten mentransmisikan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, kerja keras, dan kepatuhan moral. Melalui interaksi ini, karakteristik remaja akhir membuat informan mampu menginterpretasikan maskulinitas secara nilai-sentris (value-centric) yang diukur dari wujud nyata sikap tanggung jawab personal serta kedisiplinan harian, bukan berdasarkan gender biologis.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NELLY FITRI DWIYANTI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Pola Komunikasi Keluarga; Fatherless; Interpretasi Maskulinitas; Remaja Akhir. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 22:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34789 |
