TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (588kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (516kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23176-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
Abstract
Persediaan bahan baku adalah salah hal yang terpenting dalam suatu kelancaran untuk proses produksi. Metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan dan untuk mengetahui biaya optimum yang harus dikeluarkan dalam satu kali pemesanan persediaan. Tujuan dari EOQ sendiri adalah suatu rancangan agar membantu meminimalkan biaya dalam pemesanan. Tujuan dari peelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah persediaan pengaman, jumlah pembelian, waktu pembelian bahan baku tahu yang harus di sediakan pabrik tahu UD Sumber Makmur dengan menggunakan metode EOQ serta mendapatkantingkat maximum inventory yang lebih tinggi dari pada di pabrik dengan metode EOQ. Peneliti menggunakan data dalam setahun terakhir untuk dijadikan penelitian. Untuk pembelian bahan baku optimal menngunakan kebijakan perusahaan didapat 7.750 kg sedangkan dalam menggunakan metode EOQ didapat 212.409,074 kg dengan selisih sebanyak 116.823 kg. Total biaya persediaan untuk kebijakan perusahaan sebesar Rp. 14.465.391 sedangkan dengan menggunakan metode EOQ sebesar Rp. 452.466,769 dengan selisihRp.14.460.7. Frekuensi pembelian dengan menggunakan kebijakan perusahaan sebanyak 48 kali untuk perhitungan menggunakan metode EOQ sebanyak 18 kali dengan perbandingan kedua metode tersebut didapat selisih angka yaitu sebanyak 30 kali. Perhitungan Safety stock didapat dengan menggunakan metode EOQ didapat 591.249 KG. Untuk Maximum inventory menggunakan metode EOQ sebanyak 803.658,1 kg. Reorder point menggunakan metode EOQ sebesar1.357.126 kg.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIJATUL JALIYAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Persediaan, EOQ, Tahu, Kedelai |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3476 |
