TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (35kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (110kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41030-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (743kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya wacana standar kecantikan di media sosial yang menempatkan tubuh tinggi, langsing, dan proporsional sebagai representasi tubuh ideal perempuan. Kondisi tersebut menyebabkan perempuan bertubuh petite kerap mengalami stereotip, marginalisasi, dan tekanan sosial yang memengaruhi kepercayaan diri mereka. Di sisi lain, TikTok menjadi ruang alternatif yang memungkinkan munculnya wacana baru untuk mendekonstruksi standar kecantikan dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dekonstruksi wacana cantik dalam representasi tubuh petite pada konten TikTok akun @maulsipetite menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tiga dimensi analisis Fairclough, yaitu dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data diperoleh melalui dokumentasi terhadap 15 konten video TikTok beserta caption, komentar, dan bentuk interaksi audiens yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan terhadap penggunaan bahasa, struktur kalimat, unsur visual, proses produksi, distribusi, konsumsi wacana, serta konteks sosial yang melatarbelakangi kemunculan konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @maulsipetite berhasil mendekonstruksi wacana cantik dengan merepresentasikan tubuh petite secara positif, autentik, dan penuh kepercayaan diri. Pada dimensi teks, penggunaan bahasa persuasif, narasi pengalaman pribadi, dan visual autentik membangun makna bahwa tubuh petite bukan merupakan kekurangan. Pada dimensi praktik diskursif dan praktik sosial, konten mampu membangun ruang diskusi mengenai penerimaan diri sekaligus menjadi bentuk perlawanan terhadap hegemoni standar kecantikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ruang alternatif dalam membangun representasi tubuh yang lebih inklusif serta mendorong internalisasi nilai body positivity dan penerimaan diri.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIH HAADATUL AISY |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | dekonstruksi wacana; standar kecantikan; tubuh petite; TikTok; Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 21:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34744 |
