TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (400kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41027-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
Abstract
Nurul Maulid Datun Nikmah. 220521100102. Upaya Aktor Keamanan Informal dalam Mempertahankan Hegemoni pada Pengelolaan Keamanan Desa (Studi di Desa Telang Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan). Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura 2026.rnPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis Upaya Aktor Keamanan Informal dalam Mempertahankan Hegemoni pada Pengelolaan Keamanan Masyarakat Desa (Studi di Desa Telang Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan) menggunakan perspektif hegemoni Antonio Gramsci. Keberadaan aktor keamanan informal sebagai tokoh lokal tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki pengaruh sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami secara mendalam fenomena hegemoni aktor keamanan informal dalam pengelolaan keamanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipatif, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari aktor keamanan informal, masyarakat, satpam, serta aparat keamanan.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa aktor keamanan informal mampu mempertahankan hegemoninya melalui beberapa upaya, yaitu berperan sebagai penengah konflik dalam masyarakat, menjalin kerjasama dengan aparat formal seperti kepolisian dan Babinsa, memanfaatkan jaringan sosial dalam penanganan kriminalitas, serta menjaga legitimasi sosial di mata masyarakat. Dalam perspektif teori hegemoni Antonio Gramsci, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan aktor keamanan informal tidak hanya terbentuk melalui kekuatan, tetapi juga melalui persetujuan masyarakat yang memberikan kepercayaan terhadap peran mereka. Dengan demikian, hegemoni aktor keamanan informal dalam pengelolaan keamanan desa terbentuk melalui kombinasi antara legitimasi sosial, jaringan relasi, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURUL MAULID DATUN NIKMAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: Aktor keamanan informal, hegemoni, keamanan desa, Gramsci, masyarakat Madura/ Keywords: Informal security actors, hegemony, village security, Gramsci, Madurese people. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 21:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34733 |
