TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (616kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41025-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (369kB)
Abstract
ABSTRAKrnMoh. Shonhaji Atoillah 210531100160. Program Studi Ilmu Komunikasi.Gaya Komunikasi Guru Pesantren dalam Mengatasi Isu Kekerasan Seksual.rnTujuan dari penelitian ini untuk mengkaji peran gaya komunikasi guru dalam mencegah kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Kekerasan seksual terhadap anak dan remaja merupakan permasalahan sosial yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia, termasuk di lingkungan lembaga pendidikan berbasis pesantren. Meskipun pesantren dikenal sebagai institusi yang menanamkan nilai-nilai agama dan moral, berbagai kasus kekerasan seksual yang terjadi menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan tersebut tidak sepenuhnya terbebas dari risiko pelecehan dan kekerasan seksual. Kondisi ini menegaskan pentingnya upaya pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan. Salah satu faktor yang berpotensi berperan dalam pencegahan kekerasan seksual adalah gaya komunikasi guru atau pendidik dalam memberikan edukasi, pembinaan, dan pengawasan kepada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang dipilih menggunakan Purposive Sampling dan Snowball Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 11 partisipan. Analisis data menggunakan teknik analisis konten. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi Teknik dan sumber pada penelitian ini.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi preventif-edukatif yang diterapkan guru melalui pendekatan persuasif, religius, asertif, dan dialogis mampu meningkatkan pemahaman santri mengenai batasan interaksi yang sehat, kesadaran terhadap bentuk-bentuk kekerasan seksual, serta keberanian untuk melaporkan tindakan yang mengarah pada pelecehan. Selain itu, komunikasi yang terbuka dan berbasis nilai-nilai keagamaan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi santri. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai agen pencegahan kekerasan seksual melalui penerapan gaya komunikasi yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di lingkungan pesantren. Oleh karena itu, penguatan kompetensi komunikasi guru perlu menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan.rnKata kunci: gaya komunikasi preventif-edukatif, kekerasan seksual, pesantren, guru, perlindungan anak
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. SHONHAJI ATOILLAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Gaya komunikasi preventif-edukatif;kekerasan seksual;pesantren;guru;perlindungan anak |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 21:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:26 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34724 |
