Komunikasi Kesehatan dan Literasi Gizi Remaja pada Posyandu Remaja Branta Tinggi Pamekasan

ELISABETH NISMA S.B. LAIA (2026) Komunikasi Kesehatan dan Literasi Gizi Remaja pada Posyandu Remaja Branta Tinggi Pamekasan. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Abstract.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (711kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (369kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (292kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (518kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (394kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Appendices.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41009-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kesenjangan antara tingginya partisipasi remaja dalam kegiatan Posyandu Remaja dengan masih rendahnya pemahaman dan penerapan informasi gizi serta kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi hambatan yang dialami remaja dalam memahami dan menerapkan informasi gizi serta kesehatan, (2) menganalisis peran komunikasi kader Posyandu, teman sebaya, dan keluarga dalam membentuk pengetahuan serta perilaku kesehatan remaja, dan (3) mengkaji kualitas komunikasi kesehatan di Posyandu Remaja Branta Tinggi Pamekasan dalam mendukung peningkatan literasi gizi remaja.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari 10 remaja peserta Posyandu Remaja, 2 kader Posyandu, dan 1 bidan desa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan Health Belief Model (HBM) sebagai pisau analisis untuk menjelaskan bagaimana komponen perceived barriers, perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits, cues to action, dan self-efficacy memengaruhi perilaku kesehatan remaja.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa literasi gizi remaja di Posyandu Remaja Branta Tinggi masih berada pada tahap functional health literacy, yaitu sebatas pemahaman dasar tanpa diikuti penerapan perilaku yang konsisten. Pertama, hambatan (perceived barriers) merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi perilaku kesehatan remaja, yang terdiri atas hambatan internal (rendahnya minat, mudah lupa, kurang fokus, dan rendahnya persepsi kerentanan/ perceived susceptibility) serta hambatan eksternal (keterbatasan ekonomi, kebiasaan keluarga, dan pengaruh lingkungan pertemanan). Kedua, komunikasi kesehatan yang dilakukan oleh kader, bidan, teman sebaya, dan keluarga berfungsi sebagai pemicu tindakan (cues to action) dan berhasil memicu persepsi manfaat (perceived benefits), namun efektivitasnya belum optimal karena komunikasi masih bersifat informatif dan belum partisipatif. Ketiga, kualitas komunikasi kesehatan masih memiliki keterbatasan pada durasi penyuluhan yang singkat, ketidakkonsistenan pelaksanaan, media yang sederhana, serta rendahnya self-efficacy (keyakinan diri) remaja dalam menerapkan perilaku sehat. Kondisi ini menunjukkan ketidakseimbangan antar komponen HBM, di mana hambatan lebih dominan dibandingkan manfaat dan keyakinan diri, sehingga perubahan perilaku kesehatan belum terbentuk secara berkelanjutan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ELISABETH NISMA S.B. LAIA
Department Ilmu Komunikasi
Uncontrolled Keywords Komunikasi Kesehatan; Literasi Gizi; Remaja; Posyandu Remaja; Health Belief Model
Divisions Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 21:25
Last Modified 24 Oct 2026 17:25
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34659

Actions (login required)

View Item
View Item