TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (669kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Abstract.pdf
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Chapter1.pdf
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32240-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (717kB)
Abstract
Halimatus Sholeha, 200521100007. Modal Sosial Dalam Sistem Paron Sapi Di Desa Gigir Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui sistem paron sapi di Desa Gigir Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan serta untuk mengetahui modal sosial dalam Sistem Paron Sapi di Desa Gigir Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Sistem paron merupakan suatu praktik atau kegiatan memelihara sapi dimana terdapat seorang pemilik modal yang memberikan modal berupa sapi kepada individu lain (pengelola modal) untuk diurus dan dipelihara kemudian dijual pada periode tertentu, keuntungan dari penjualan tersebut dibagi antara kedua belah pihak yang melakukan paron sapi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori modal sosial oleh Pierre Bourdieu. modal sosial dalam sistem paron sapi dapat dinilai melalui tiga aspek utama yakni kepercayaan (Trust), jaringan (Network), dan norma-norma (Norms). Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan analisis data menggunakan analisis data secara mengalir dan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sistem paron sapi di Desa Gigir muncul sebagai inisiatif masyarakat untuk memelihara sapi, terutama bagi mereka yang tidak memiliki modal untuk membeli sapi sendiri. Praktik paron sapi didasari oleh keinginan masyarakat untuk memelihara sapi namun terkendala oleh keterbatasan modal atau kemampuan finansial. Oleh karena itu, mereka mencari pemodal yang bersedia memberikan sapi sebagai modal dalam bentuk kerjasama bagi hasil.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HALIMATUS SHOLEHA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | paron sapi, bagi hasil, modal sosial |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 20:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34506 |
