URGENSI PENETAPAN KORPORASI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA DALAM PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DILAKUKAN OLEH PT.VISION LAND SEMARANG

M. RENDI SULISTIYO (2021) URGENSI PENETAPAN KORPORASI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA DALAM PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DILAKUKAN OLEH PT.VISION LAND SEMARANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Abstract.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Chapter 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (500kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Chapter 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (653kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Chapter 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (621kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22081-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (378kB)

Abstract

Lingkungan hidup merupakan sebuah tempat dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan kehidupan dan kesehajteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Namun belakangan ini sering terjadi kerusakan terhadap lingkungan hidup yang yang dilakukan oleh orang perseorangan, badan usaha maupun korporasi, bahkan korporasi melakukan kerusakan dan pencemaran yang lebih besar daripada yang dilakukan oleh orang perseorangan. Seperti halnya pada putusan No.62/Pid.sus/2013/PN.Ung, dimana dalam putusaan ini direksinya yang dijatuhi pidana dan dikatakan sebagai pelaku tindak pidana atas pembuangan limbag B3 ke media lingkungan hidup tanpa izin. Maka dari itu penulis dalam hal ini melakukan penelitian mengenai apakah pada putusan No.62/Pid.Sus/2013/PN.Ung PT.Vision Land Semarang tidak dapat ditetapkan sebagai pelaku tindak pidana.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, sedangkan dalam pendekatan penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan pendekatan undanag-undang dan dimana untuk metode pengumpulan data yang menggunakan bahan hokum primer berupa studi bahan pustaka yang nantinya data tersebut akan dianalisis dan diteruskan sebagai data yang akan menunjang penelitian ini.
Berdasarkan hasil pembahasan, dimana korporasi sendiri merupakan legal person maka dalam hal ini pertanggunggjawaban pidana korporasi dapat dibebankan kepada korporasi karena jika general managernya yang dipidana maka yang terjadi bukan lagi lelgal person tetapi sudah menjadi personal crime. Maka berdasarkan hal tersbut korporasi dapat ditetapkan sebagai pelaku tindak pidana.
Dimana dalam putusan No.62/Pid.Sus/2013/PN.Ung telah menjatuhkan putusan terhadap General Manager dari PT.Vision Land Semarang Dan jika dilihat dari landasan teori yang telah jelaskan maka dengan itu korporasi pada dasarnya dapat ditetapkan sebagai pelaku tindak pidana, itu semua tergantung bagaimana penegak hukum menangani kasus korporasi, dan semuanya bergantung pada putusan hakim untuk hasil akhirnya.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
M. RENDI SULISTIYO
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Lingkungan Hidup, Korporasi, Tindak Pidana
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 20:25
Last Modified 24 Oct 2026 17:25
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34444

Actions (login required)

View Item
View Item