TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (121kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40956-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Ananda Nova Juniar, 220521100035. Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura. Skripsi ini mengangkat judul “Risiko Nelayan pesisir Dalam Menghadapi Krisis Regenerasi Muda Pada Era Modernisasi (Studi Kasus: Desa Tengket Kecamatan Arosbaya Bangkalan), Dosen Pembimbing: Dr. Hetti Mulyaningsih, S.Sos., M. Kes.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko yang dihadapi Nelayan pesisir dalam menghadapi krisis regenerasi muda pada era modernisasi di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Permasalahan ini muncul akibat semakin menurunnya ketertarikan generasi muda untuk meneruskan pekerjaan sebagai nelayan karena dipengaruhi oleh perkembangan modernisasi, perubahan pola pikir, pendidikan, serta hadirnya peluang pekerjaan lain yang dianggap lebih menjanjikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nelayan pesisir di Desa Tengket menghadapi berbagai risiko sosial yang muncul akibat modernisasi, seperti berkurangnya minat generasi muda terhadap pekerjaan nelayan,yang dipengaruhi oleh perubahan ketidapastian pekerjaan dan rendahnya tingkat pendapatan. Generasi muda cenderung memilih melanjutkan pendidikan dan bekerja di sektor non-maritim yang dinilai lebih stabil serta memiliki status sosial yang menjamin. Selain itu, modernisasi juga memengaruhi pola pikir, cara hidup dan cara pandang masyarakat sehingga pekerjaan nelayan dianggap kurang mampu menjamin masa depan. Kondisi tersebut menyebabkan regenerasi nelayan semakin melemah karena pilihan pekerjaan sudah didasarkan pada pilihan individu itu sendiri.rnBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa krisis regenerasi nelayan di Desa Tengket merupakan bentuk risiko sosial modern yang lahir akibat perubahan sosial dan arus modernisasi. Krisis ini tidak hanya mengancam keberlanjutan pekerjaan nelayan, tetapi juga berpotensi menghilangkan identitas sosial dan tradisi masyarakat pesisir di Desa Tengket. Oleh sebab itu, diperlukan langkah adaptasi melalui pemberdayaan Nelayan pesisir, peningkatan kesejahteraan pekerjaan, serta dukungan kebijakan dari pemerintah yang mampu mendorong minat generasi muda agar keberlangsungan sektor perikanan tetap terpelihara.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANANDA NOVA JUNIAR |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Nelayan Pesisir, krisis regenerasi, Modernisasi, Risiko sosial |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 20:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34442 |
