TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (771kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (624kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (667kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23168-180111100158_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (481kB)
Abstract
ABSTRAK
Persoalan mengenai garam impor sangat mengganggu harga produksi garam lokal sehubungan dengan rencana pemerintah dalam menaikan jumlah garam impor. Hal ini sangat beresiko menjatuhkan harga produksi lokal sehingga dapat merugikan para petambak garam. Hasil produksi garam rakyat tersebut hanya terserap pasar sekitar 80% saja yaitu untuk konsumsi masyarakat sedangkan untuk kebutuhan Industri perusahaan dan pabrik lebih memilih menggunakan garam impor. Hal itu terjadi karena industri menganggap bahwa garam lokal tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Diperlukan adanya suatu sistem tata niaga yang bertujuan melindungi dan memberikan keuntungan yang layak bagi produsen garam lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur dan mekanisme tata niaga garam yang di praktikkan di sentra produksi garam di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang apakah sudah sesuai atau tidak dengan persaingan usaha yang sehat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi lapangan (field study) karena penelitian ini nantinya akan mengumpulkan data-data yang ada di lapangan serta membutuhkan deskripsi terperinci dan mendalam mengenai kondisi tata niaga garam yang terjadi di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang. Responden dalam penelitian ini yaitu petambak garam dan pedagang pengepul garam serta pihak lain yang terlibat dalam tata niaga garam di Kecamatan Pangarengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat adanya suatu kondisi dimana hanya terdapat beberapa pedagang pengepul yang berperan sebagai pemasok garam dan banyaknya produsen garam yakni para petambak garam. Kondisi tersebut mengakibatkan petambak garam hanya berperan sebagai penerima harga (price fixing) karena harga garam sudah ditentukan oleh oleh pedagang pengepul yang memiliki kekuatan pasar lebih tinggi dalam menentukan harga beli garam, akibatnya petambak tidak dapat melakukan tawar menawar harga pada garam yang dijualnya. Struktur pasar garam rakyat di tingkat pedagang pengepul mengarah pada pasar persaingan tidak sempurna yaitu oligopsoni. Kata Kunci : Tata niaga persaingan usaha garam
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HESTI AGUSTINA DAURANTIKA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Tata niaga persaingan usaha garam |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3444 |
