TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (578kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-BAB PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22077-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Tindak pidana perikanan merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan segala kegiatan perikanan, mulai dari tahap pengelolaan hingga pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah kedaulatan Indonesia. Tindak pidana perikanan dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yang salah satunya seperti kasus pada putusan Nomor : 31/Pid.Sus-Prk/2027/PN. Tpg, terdakwa bernama Vo Anh Qouc, tempat lahir Binh Thuan Vietnam yang berumur 36 tahun berjenis kelamin laki-laki berkebangsaan Vietnam yang bertempat tinggal di Cat Tien Phucat Binh Dinh Vietnam berprofesi sebagai seorang Nahkoda dari kapal KM. BD 31164 TS.
Terdakwa melakukan tindak pidana perikanan yang bertempat di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia yaitu laut natuna. Terdakwa melakukan kegiatan penangkapan ikan yang tidak dilengkapi surat yang sah dari Pemerintah Indonesia yaitu tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan alat tangkap pasif yang berupa alat pancing cumi.
Kasus putusan Nomor : 31/Pid.Sus-Prk/2027/PN. Tpg permasalahan terletak pada pertimbangan hakim dimana mempertimbangkan hanya memberikan pidana utama berupa pidana denda, akan tetapi dengan menerapkan itu dapat menimbulkan beberapa permasalahan misalnya apabila terdakwa tidak mampu membayarkan sejumlah denda, sehingga dengan ini dapat dikatakan pertimbangan hakim tersebut kurang tepat.
Kata kunci : Tindak pidana perikanan, pertimbangan hakim, ZEEI
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR KHOLIFAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Tindak pidana perikanan;pertimbangan hakim;ZEEI |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 20:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34428 |
