TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (400kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (453kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (855kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40941-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Laki-laki dewasa awal berada pada fase perkembangan yang dihadapkan pada berbagai tuntutan, seperti kemandirian, relasi interpersonal, pekerjaan, serta tekanan sosial untuk tampil kuat dan mampu mengendalikan emosi. Kondisi tersebut dapat membuat laki-laki lebih berhati-hati dalam mengungkapkan pikiran, perasaan, maupun pengalaman pribadinya kepada orang lain. Self disclosure menjadi salah satu hal penting karena dapat membantu individu membangun komunikasi yang lebih terbuka, memperoleh dukungan sosial, serta menjaga psychological well being. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan psychological well being pada laki-laki dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 390 laki-laki dewasa awal berusia 18–29 tahun yang berdomisili di Surabaya dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self disclosure yang disusun berdasarkan dimensi DeVito dan skala psychological well being yang disusun berdasarkan aspek Ryff. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi, uji deskriptif, serta uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Uji hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,335 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self disclosure dengan psychological well being pada laki-laki dewasa awal. Artinya, semakin tinggi self disclosure, maka semakin tinggi pula psychological well being yang dimiliki individu. Sebaliknya, semakin rendah self disclosure, maka semakin rendah pula psychological well being individu. Sebagian besar responden memiliki tingkat self disclosure pada kategori sedang sebesar 63,10% dan psychological well being pada kategori sedang sebesar 62,80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self disclosure memiliki keterkaitan dengan psychological well being, meskipun kekuatan hubungannya tergolong rendah sehingga psychological well being juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian ini.rnrnKata Kunci: Self Disclosure, Psychological well being, Laki-laki Dewasa Awal, Surabaya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAFIRA KHAIRANI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Self Disclosure, Psychological well being, Laki-laki Dewasa Awal, Surabaya. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 20:08 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34382 |
