TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (424kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (751kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (654kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (445kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (658kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32189-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (810kB)
Abstract
Rajungan merupakan hewan laut yang komoditinya unggul dalam penangkapan nelayan karena harga yang tinggi terutama di Desa Sidokumpul, di samping itu penangkapan dan jual beli rajungan diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020. Namun praktik penangkapan rajungan yang ada di Desa Sidokumpul masih terdapat problem dalam praktik penangkapan maupun penjualan rajungannya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik penangkapan dan jual beli rajungan dengan perspektif Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 dan hukum Islam.rnMetode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan yuridis-empiris. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data pada penelitian ini akan dilakukan secara deskriptif yaitu mengumpulkan data sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan yang tujuannya untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dari baik buruknya di lapangan yang membuat peneliti terjun ke lapangan untuk mempelajari, menganalisis dan menarik kesimpulan kemudian itulah yang menjadi hasil penelitian.rnHasil penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik penangkapan dan penjualan rajungan di Desa Sidokumpul. Dalam perspektif sadd adh-dharī’ah dengan beberapa faktor pertimbangan di lapangan untuk menjaga populasi rajungan maka penangkapan rajungan di bawah standar yang telah ditetapakan dalam peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 di Desa Sidokumpul menjadi haram. Dalam perspektif rukun dan syarat jual beli menurut Islam praktik jual beli rajungan yang dilakukan tidak ada masalah, namun diharamkan jual beli rajungan karena ada faktor lain yaitu hukum dari praktik penangkapan dilarang oleh Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 dan hukum Islam sadd adh-dharī’ah, maka hukum jual beli rajungan di Desa Sidokumpul menjadi haram dan dilarang. Dalam perspektif Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 untuk praktik penangkapan dan penjualan rajungan yang terjadi di Desa Sidokumpul harus dilarang dan ditegakkan peraturan tersebut karena masih banyak nelayan yang tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan kecuali dalam hal penelitian dan pengembangan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUBARO AFFANDI |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Rajungan, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020, Hukum Islam. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 19:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34333 |
