TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (794kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (427kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (496kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40912-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (530kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pertumbuhan penduduk terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Indonesia dalam kurun waktu 2009-2024. Fokus utama penelitian ini adalah menguji validitas hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) yang menyatakan adanya hubungan non-linear antara pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan, serta menguji relevansi Teori Pertumbuhan Penduduk Malthus. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis data panel yang menggabungkan data cross-section dari 33 provinsi di Indonesia dan data time series selama 16 tahun. Teknik analisis data menggunakan regresi Pooled OLS dengan pendekatan Robust Standard Errors untuk memastikan hasil estimasi yang konsisten dan bebas dari bias heteroskedastisitas maupun autokorelasi. Variabel dependen IKLH ditransformasikan menjadi fungsi kebalikan (1/IKLH) untuk merepresentasikan tingkat degradasi lingkungan guna menjaga konsistensi dengan model asli EKC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis EKC terbukti berlaku di Indonesia dengan pola hubungan berbentuk kurva U-terbalik (inverted U-shape), di mana pertumbuhan ekonomi pada fase awal meningkatkan degradasi lingkungan namun kemudian menurunkannya setelah melewati titik jenuh. Titik balik (turning point) ekologis ditemukan pada tingkat PDRB per kapita sebesar 1.614.978 miliar. Sementara itu, variabel pertumbuhan penduduk berpengaruh negatif signifikan terhadap degradasi lingkungan, yang berarti peningkatan jumlah penduduk justru berkorelasi dengan perbaikan kualitas lingkungan hidup. Temuan ini mengindikasikan bahwa Teori Malthus tidak terbukti secara mutlak di Indonesia pada periode pengamatan, kemungkinan karena adanya kemajuan teknologi dan penguatan kebijakan lingkungan. Secara simultan, variabel PDRB dan pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap degradasi lingkungan, selaras dengan landasan Model IPAT. Nilai koefisien determinasi (R-squared) menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 27,99% variasi degradasi lingkungan di Indonesia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MEIVA RAHMA JUWITA |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | PDRB, Pertumbuhan Penduduk, IKLH, Environmental Kuznets Curve (EKC), Model IPAT, Titik Balik |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 19:37 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:25 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/34269 |
